Kolaborasi TNI dan Pemkab, TMMD 2026 Fokus Percepat Infrastruktur Desa

oleh
Wakil Bupati Kotim, Irawati bersama Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan dan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain dan pejabat lain saat meninjau lokasi TMMD di Kecamatan Telaga Antang, Selasa (10/2).
Wakil Bupati Kotim, Irawati bersama Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan dan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain dan pejabat lain saat meninjau lokasi TMMD di Kecamatan Telaga Antang, Selasa (10/2).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1015/Sampit kembali digelar. Program ini sebagai langkah konkret sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menegaskan, TMMD menjadi bukti nyata pengabdian TNI dalam mendukung pembangunan daerah bersama masyarakat. “TMMD merupakan bentuk bhakti TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan melalui kolaborasi langsung dengan masyarakat,” ujar Irawati, Selasa (10/2).

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara pembukaan TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit di Lapangan Desa Tribuana, Kecamatan Telaga Antang. Irawati menilai kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan dasar secara merata.

Pada Tahun Anggaran 2026, pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Telaga Antang, yakni Desa Batu Agung, Desa Tribuana, dan Desa Bukit Indah. Program ini didukung pendanaan dari APBD Kotim sebesar Rp2 miliar.

“Sasaran kegiatan TMMD mencakup pembangunan fisik berupa penimbunan jalan desa, pembangunan siring jalan, pembangunan siring box, serta rehabilitasi jembatan,” terang Irawati.

Baca Juga:  Pemkab Kotim Resmikan Kelotok Wisata Pulau Hanibung

Selain itu, terdapat sasaran tambahan yang merupakan program prioritas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), antara lain rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, pembangunan MCK umum, pembangunan tempat wudhu, rehabilitasi gereja, program ketahanan pangan, normalisasi sungai, hingga upaya percepatan penurunan angka stunting.

“Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga menyasar peningkatan kapasitas masyarakat melalui kegiatan nonfisik. Kodim 1015/Sampit juga menggelar berbagai penyuluhan, seperti bela negara, wawasan kebangsaan, serta sosialisasi rekrutmen TNI,” sampai Irawati.

Rangkaian kegiatan sosial turut dilaksanakan, di antaranya pembagian paket sembako, pelayanan kesehatan gratis, sunatan massal, pelayanan imunisasi dan posyandu, hingga pelayanan pemasangan alat kontrasepsi bagi masyarakat.

Irawati berharap pelaksanaan TMMD ke-127 mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat melalui peningkatan akses jalan desa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah sasaran.

“Melalui TMMD ini, diharapkan semangat kebersamaan antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kotim semakin kuat, sehingga sinergi pembangunan daerah dapat terus terjaga,” pungkasnya. (bah/ans/ko)