Ramadan Momentum Bersihkan Jiwa dan Perkuat Tali Persaudaraan

oleh
Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri menggelar silaturahmi di kediamannya di Kota Palangka Raya, Selasa (10/2).
Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri menggelar silaturahmi di kediamannya di Kota Palangka Raya, Selasa (10/2).

BUNTOK, Kaltengonline.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri menggelar silaturahmi dan doa bersama di Kota Palangka Raya, Selasa (10/2). Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan kekhidmatan serta dihadiri berbagai elemen masyarakat dan kerabat.

Eddy Raya Samsuri menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya silaturahmi tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum menjelang Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan dan menjaga tali silaturahmi agar terus terjalin dengan baik.

“Tak terasa, delapan hari lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan. Ini menjadi bukti bahwa silaturahmi di antara kita terus berjalan dan semakin mempererat persaudaraan. Saya juga merasa haru karena dapat berkumpul bersama,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan orang tua, saudara, sahabat, serta keluarga yang telah mendahului, dan mendoakan mereka yang sedang sakit agar diberikan kesembuhan. Menurutnya, Ramadan adalah bulan yang selalu dinanti, penuh ampunan dan keberkahan.

Baca Juga:  Damkar Barsel Genjot SDM dan Pemetaan Rawan Kebakaran

“Mari kita bersihkan hati dan jiwa agar ibadah kita tahun ini bisa lebih maksimal dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.

Eddy Raya Samsuri juga menyinggung kondisi refocusing anggaran yang saat ini dialami pemerintah daerah, termasuk pemotongan anggaran hingga 50 persen. Meski demikian, ia menegaskan keyakinannya bahwa pembangunan akan tetap berjalan seiring dukungan dan kebijakan pemerintah pusat.

Bupati Barsel yang juga menjabat Ketua DPD Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Kalteng ini menyatakan optimistis seluruh program pembangunan tetap berjalan dengan baik dan lancar.

“Momentum silaturahmi ini menjadi waktu yang tepat untuk merajut kembali kebersamaan dan menjaga persatuan. Atas nama pribadi dan keluarga, saya mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua selalu diberikan pahala, rezeki, serta umur panjang agar dapat menjalankan ibadah Ramadan secara penuh, dengan jiwa yang suci, tenang, dan penuh suka cita,” tutupnya. (ena/ko)