SPPG 1 Polres Batara Resmi Beroperasi, Dukung Generasi Emas 2045

oleh
oleh
Sekda Muhlis bersama Kapolres Barito Utara, Singgih Febriyanto saat pelepasan mobil SPPG yayasan Kemala Bhayangkari, Jumat (13/2).
Sekda Muhlis bersama Kapolres Barito Utara, Singgih Febriyanto saat pelepasan mobil SPPG yayasan Kemala Bhayangkari, Jumat (13/2).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1, Yayasan Kemala Bhayangkari, Polres Barito Utara resmi beroperasi, Jumat (13/2). Peresmian ini merupakan bagian dari 1.179 SPPG yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mencetak generasi sehat, kuat, dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis yang membacakan sambutan Bupati menegaskan, bahwa kehadiran SPPG bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap pemenuhan gizi anak.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak menjalani proses pembelajaran dalam keadaan perut kosong. Itu akan sangat mengganggu konsentrasi dan fokus mereka dalam menyerap ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Polres Barito Utara dalam pengelolaan SPPG menjadi langkah strategis untuk memastikan asupan gizi seimbang bagi pelajar.

“Dengan begitu, stunting dapat diatasi, dan kita bersama-sama mencetak generasi cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Muhlis.

SPPG 1 Polres Barito Utara saat ini melayani 1.965 penerima manfaat yang terdiri dari siswa TK, SD, SMP, SMA, serta para guru di wilayah setempat. Layanan ini diharapkan mampu menjadi percontohan dalam pengelolaan dapur sehat yang melibatkan peran UMKM lokal sebagai mitra penyedia bahan baku.

Baca Juga:  Pelantikan Direktur dan Komisaris Baru

Sementara itu, Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, memaparkan rencana perluasan jangkauan program ke daerah tertinggal, terpencil, dan terluar (3T). Tiga kecamatan yang menjadi prioritas adalah Gunung Timang, Lahei (Desa Muara Inu), dan Gunung Purei (Desa Lampeong).

“Tantangan utama adalah jarak tempuh pengiriman bahan baku yang cukup jauh. Namun kami berkomitmen agar anak-anak di pelosok juga mendapatkan hak gizi yang sama,” ungkapnya.

Di akhir acara, Sekda Muhlis menyampaikan harapan sekaligus pesan tegas atas nama Bupati dan Kapolres.

“Kami berharap SPPG 1 Polres dapat terus berkembang dan manfaatnya dirasakan lebih luas. Kami juga mengingatkan pengelola dapur untuk senantiasa menjaga kebersihan, higienitas, dan keamanan pangan. Anak-anak kita layak mendapatkan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga sehat dan aman dikonsumsi,” pungkasnya. (ren/ans/ko)