Pasar Ramadan Dongkrak Ekonomi Pedagang Kecil

oleh
Sumadi
Sumadi

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Keberadaan pasar Ramadan dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pedagang kecil dan pelaku usaha rumahan di Kota Palangka Raya.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi mengatakan, momentum Ramadan setiap tahun selalu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah penghasilan melalui penjualan makanan dan minuman berbuka puasa.

“Pasar Ramadan ini sangat memicu pertumbuhan ekonomi, terutama bagi pedagang kecil dan pelaku usaha rumahan. Ini menjadi peluang yang baik untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (19/2).

Namun demikian, Sumadi menekankan agar pengelolaan pasar Ramadan tetap dilakukan secara tertib dan terorganisir. Menurutnya, penataan yang baik akan memberikan kenyamanan bagi pembeli maupun pedagang, sekaligus menjaga citra kota.

“Pengelolaan pasar sudah sepatutnya dilakukan secara tertib dan terorganisir. Mulai dari penataan lapak, kebersihan lingkungan, hingga pengawasan harga dan kualitas makanan harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Palangka Raya Dukung Percepatan Perbaikan Drainase

Legislator Partai Golkar ini mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap harga dan kualitas produk yang dijual. Agar masyarakat mendapatkan makanan yang aman dan layak konsumsi.

Selain itu, aspek kebersihan lingkungan pasar tidak boleh diabaikan, guna mencegah timbulnya persoalan kesehatan maupun sampah yang menumpuk.

Lebih lanjut, Sumadi meminta Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah, serta Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya untuk terus melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha yang terlibat dalam pasar Ramadan.

“Saya mengingatkan kepada DPKUKMP Kota Palangka Raya agar senantiasa membina para pelaku usaha, khususnya dalam hal legalitas usaha, sertifikasi produk, serta edukasi keamanan pangan,” katanya.

Menurutnya, pembinaan tersebut penting agar para pelaku usaha tidak hanya berjualan secara musiman, tetapi juga mampu berkembang dan naik kelas setelah Ramadan berakhir. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan sektor UMKM di Kota Palangka Raya semakin kuat dan berdaya saing. (ham/ans/ko)