Ramadan 1447 H, BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan HAPAQAT

oleh
oleh
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias saat peluncuran Program SERAMBI 2026, Kamis (19/2).

Dalam menjaga stabilitas daya beli, BI juga berkolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Perum Bulog menggelar operasi Pasar Murah secara maraton di sejumlah pasar tradisional, antara lain Pasar Besar (20 Februari), Pasar Kahayan (23 Februari), dan Pasar Rajawali (25 Februari). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meredam gejolak harga pangan serta menjaga ekspektasi inflasi menjelang Idul Fitri.

Menyempurnakan ekosistem SERAMBI 2026, BI Kalteng mengintensifkan kampanye edukatif melalui program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, perluasan akseptasi QRIS, serta Perlindungan Konsumen (PeKA).

Baca Juga:  Ratusan Warga Hentikan Operasi PT AJP, Sengketa Lahan 855 Hektare Belum Tuntas

Dalam momentum “Bijak Bertransaksi di Bulan Penuh Berkah”, masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN dan OTP, memverifikasi nama merchant sebelum melakukan pembayaran QRIS, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan dan kejahatan siber yang kerap meningkat saat Ramadan.

Melalui rangkaian program tersebut, BI Kalteng berharap kebutuhan uang masyarakat terpenuhi, stabilitas harga tetap terjaga, serta transformasi digital dan keuangan syariah di Kalimantan Tengah semakin kuat.(bud)