Dalam menjaga stabilitas daya beli, BI juga berkolaborasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Perum Bulog menggelar operasi Pasar Murah secara maraton di sejumlah pasar tradisional, antara lain Pasar Besar (20 Februari), Pasar Kahayan (23 Februari), dan Pasar Rajawali (25 Februari). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meredam gejolak harga pangan serta menjaga ekspektasi inflasi menjelang Idul Fitri.
Menyempurnakan ekosistem SERAMBI 2026, BI Kalteng mengintensifkan kampanye edukatif melalui program Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, perluasan akseptasi QRIS, serta Perlindungan Konsumen (PeKA).
Dalam momentum “Bijak Bertransaksi di Bulan Penuh Berkah”, masyarakat diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, seperti PIN dan OTP, memverifikasi nama merchant sebelum melakukan pembayaran QRIS, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan dan kejahatan siber yang kerap meningkat saat Ramadan.
Melalui rangkaian program tersebut, BI Kalteng berharap kebutuhan uang masyarakat terpenuhi, stabilitas harga tetap terjaga, serta transformasi digital dan keuangan syariah di Kalimantan Tengah semakin kuat.(bud)







