KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemkab terus mematangkan rencana pembukaan akses darat menuju wilayah pedalaman. Pemerintah di Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menggelar rapat penentuan trase jalan menuju Desa Masupa Ria, Kecamatan Mandau Talawang, Jumat (20/2).
Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai bersama jajaran perangkat daerah terkait. Fokus utama pembahasan adalah memilih jalur paling efektif berdasarkan kajian teknis awal.
DPUPR memaparkan hasil survei lapangan, termasuk kondisi topografi, struktur tanah, kebutuhan konstruksi pendukung seperti jembatan dan drainase, hingga estimasi anggaran. Potensi dampak lingkungan dan sosial juga masuk pertimbangan.
Usis menegaskan, keputusan trase tidak boleh sekadar administratif. Jalur yang dipilih harus objektif, terukur, dan bisa dipertanggungjawabkan secara teknis.
“Kita ingin trase yang benar-benar efektif, efisien, dan berkelanjutan. Infrastruktur ini akan dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Usis.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antar-PD. Koordinasi dinilai krusial agar perencanaan teknis, penganggaran, hingga dokumen pendukung berjalan seirama dan tidak menimbulkan kendala di kemudian hari.
Menurut Usis, akses jalan menuju Masupa Ria memiliki arti strategis. Terutama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, serta kelancaran distribusi hasil produksi.
“Mobilitas masyarakat akan lebih lancar. Biaya angkut bisa ditekan. Pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan juga lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Selain penentuan jalur, rapat turut membahas tahapan lanjutan. Mulai dari penyusunan perencanaan detail, penyesuaian dengan RTRW, hingga mekanisme penganggaran sesuai kemampuan keuangan daerah.
Pemkab menegaskan komitmen memperkuat konektivitas wilayah. Penetapan trase diharapkan segera ditindaklanjuti agar pembangunan jalan dapat direalisasikan secara bertahap. (art/ko)







