Awasi Jalur Distribusi

oleh
Agie
Agie

Pemerintah Diminta Fokus Strategi Operasi Pasar dan Pasar Penyeimbang

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Agie, mendorong pemerintah daerah menyiapkan dua langkah antisipatif apabila harga bahan pokok terus mengalami kenaikan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Agie menerangkan langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menggelar operasi pasar. Skema tersebut dilakukan dengan membeli barang dari distributor besar, kemudian menjualnya kembali kepada masyarakat dengan harga distributor. Selisih harga akan ditanggung melalui subsidi pemerintah.

“Operasi pasar itu beli barang di distributor besar lalu jual dengan harga distributor, kelebihan itu ditanggung subsidi dari pemerintah. Terus yang kedua membuat pasar penyeimbang,” jelasnya, Senin (23/2).

Selain operasi pasar, ia juga mengusulkan pembentukan pasar penyeimbang sebagai alternatif untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga:  Komisi I Pastikan Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK di Bank Kalteng

Agie menekankan pentingnya pengawasan di tingkat distributor. Permainan harga kerap terjadi di jalur distribusibukan di tingkat petani. Karena itu pengawasan harus difokuskan pada rantai distribusi agar tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar.

“Komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus antara lain cabai, daging ayam, daging sapi, beras, hingga elpiji,” ujarnya.

Ia berharap melalui langkah operasi pasar dan pasar penyeimbang, inflasi di Kalteng dapat dikendalikan. Dengan demikian masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri tanpa dibayangi gejolak harga kebutuhan pokok.(afa/ko)