Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Momen haru terjadi usai pelaksanaan Salat Tarawih di kawasan Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat. Seorang anak laki-laki yang sempat terpisah dari keluarganya akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya berkat kesigapan personel Lanud Iskandar, Minggu (1/3/2026).
Peristiwa itu bermula setelah Salat Tarawih di Masjid Al Fattah, kompleks Lanud Iskandar. Seorang personel Lanud, Letda Sus Gusnadi, melihat seorang anak berjalan sendirian di depan masjid dengan raut wajah kebingungan. Merasa curiga karena tidak mengenali anak tersebut, ia pun segera menghampiri dan mengajaknya berbincang.
Kepada petugas, anak itu mengaku bernama A, berusia 7 tahun dan masih duduk di kelas 1 SD. Dengan polos, ia bercerita sebelumnya ikut kakaknya berbelanja ke Hypermart, namun terpisah dan tidak tahu lagi keberadaan keluarganya. Ia juga menyebut rumahnya berada di kawasan Kumai, dekat pelabuhan.
Menyadari kondisi tersebut, personel Lanud Iskandar langsung melaporkan kejadian itu kepada Perwira Jaga Lanud dan Piket Pandawa untuk ditindaklanjuti. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Komandan Lanud Iskandar yang segera menginstruksikan pencarian orang tua anak secara cepat dan terkoordinasi.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Babinter Lanud Iskandar, Serma Rahmad dan Serka Suyadi, melalui wilayah binaannya berhasil menemukan alamat serta keberadaan orang tua anak tersebut dalam waktu singkat. Anak itu pun dipastikan dapat segera dipertemukan kembali dengan keluarganya.
Suasana haru menyelimuti momen penyerahan kembali sang anak kepada kedua orang tuanya.
Dengan penuh rasa syukur, orang tua A menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan personel Lanud Iskandar. Penyerahan dilakukan dalam suasana kekeluargaan dan turut disaksikan sejumlah personel terkait, menutup kisah tersesatnya sang anak dengan kebahagiaan.(bob)







