NANGA BULIK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar High Level Meeting dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Tahun 2025. Kegiatan ini sekaligus merupakan tahapan menuju Kabupaten Lamandau Full UCJ 2030.
Acara dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friarayatini, dan dihadiri Wakil Ketua I DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, para kepala OPD, camat se-Lamandau, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friarayatini, menegaskan, bahwa Pemkab Lamandau berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mencapai Full UCJ. “Target menuju Lamandau Full UCJ 2030 bukan sekadar komitmen administratif, melainkan wujud nyata tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Friarayatini.
Dijelaskannya, bahwa sinergi lintas sektor dan peran aktif seluruh perangkat daerah menjadi kunci percepatan capaian.
Untuk diketahui, Berdasarkan paparan BPJS Ketenagakerjaan, capaian UCJ Lamandau per 31 Desember 2025 telah mencapai 65,92 persen atau lebih dari 51 ribu tenaga kerja terlindungi dari sekitar 78 ribu usia kerja.
Presetase tersebut menjadikan Kabupaten Lamandau berada di peringkat ke-7 dari 57 kabupaten/kota se-Kalimantan dan naik lima peringkat dari tahun sebelumnya, meski masih terdapat sekitar 34 persen pekerja yang belum terlindungi, terutama di sektor informal.
Pihaknya berharap, Melalui forum High Level Meeting ini, akan lahir rekomendasi strategis dan langkah-langkah konkret untuk mempercepat capaian Universal Coverage Jaminan Sosial di Kabupaten Lamandau.
“Melalui forum ini, Pemkab Lamandau menegaskan komitmen bersama untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten Lamandau Full UCJ 2030 secara terukur dan berkelanjutan,” pungkasnya. (lan/ko)







