Teguran Parkir Mobil Berujung Pengeroyokan Pemilik Warung di Pangkalan Bun

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Perselisihan yang awalnya hanya soal parkir kendaraan berujung pengeroyokan terhadap seorang pemilik warung di Kabupaten Kotawaringin Barat. Insiden itu terjadi di Warung Mama Andre, Jalan Bhayangkara, tepatnya di seberang Alfamart Perumahan Pinang Merah, Sabtu (7/3/2026) sore.

Korban mengalami luka robek di pelipis sebelah kiri akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh beberapa orang. Ia kemudian mendapatkan penanganan medis dan menjalani visum untuk kepentingan laporan polisi.

Adik korban, Bambang, menuturkan bahwa konflik tersebut sebenarnya sudah terjadi beberapa hari sebelumnya. Pada Kamis (5/3), korban sempat menegur seseorang yang memarkir mobil di dekat warungnya karena menghalangi pembeli yang ingin membeli sayur matang.

Menurut Bambang, saat itu teguran disampaikan secara baik-baik dan mobil tersebut langsung dipindahkan tanpa keributan berarti.
Namun sehari kemudian, Jumat (6/3), pelaku kembali datang dan menegur korban terkait ayam milik korban yang disebut masuk ke area lahan orang lain. Teguran dengan nada tinggi itu sempat membuat korban kesal, tetapi situasi berhasil diredam oleh istri korban.

Baca Juga:  Kejari Kobar Turun ke Jalan Bagikan Takjil untuk Pengendara

Keributan baru benar-benar pecah pada Sabtu (7/3) menjelang waktu Magrib ketika sekitar tiga orang mendatangi lokasi. Salah satu di antaranya bahkan membawa senapan angin yang diduga hendak digunakan untuk menembak ayam milik korban.
“Di situ terjadi cekcok sampai akhirnya korban dikeroyok,” ujar Bambang.

Ia juga mengungkapkan bahwa sehari sebelum kejadian pelaku sempat menantang korban untuk melapor ke polisi dengan mengatakan bahwa Kapolres adalah temannya.

Saat ini keluarga korban berharap aparat kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut secara profesional sehingga persoalan itu bisa diselesaikan melalui jalur hukum secara adil.