Bupati Barito Utara Canangkan Pembangunan Infrastruktur di Desa Lemo I

oleh
Bupati Batara, H Shalahuddin menyampaikan sambutan pada safari Ramadan di masjid Nurul Iman, desa Lemo I, kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/3).
Bupati Batara, H Shalahuddin menyampaikan sambutan pada safari Ramadan di masjid Nurul Iman, desa Lemo I, kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/3).

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Momen Safari Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, untuk menyampaikan sejumlah rencana strategis pembangunan infrastruktur di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa (10/3). Kegiatan yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Nurul Iman tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie beserta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya di hadapan warga, orang nomor satu di Kabupaten Barito Utara itu mengawali dengan berbagi pengalaman saat menuju lokasi. Ia menceritakan perjalanan yang harus ditempuh dengan menyeberang menggunakan feri. Kondisi ini menjadi pendorongnya untuk segera merealisasikan peningkatan aksesibilitas menuju wilayah tersebut.

“Insya Allah tahun depan (2027), saya sudah bisa menggunakan mobil sampai ke desa ini,” ungkap Shalahuddin yang langsung disambut aplaus warga.

Komitmen tersebut sejalan dengan rencana pembangunan Jembatan Lemo yang selama ini dinantikan masyarakat. Bupati menegaskan bahwa konstruksi jembatan gantung yang ada saat ini akan ditingkatkan menjadi struktur rangka baja yang lebih kokoh dan permanen. Informasi tersebut diperolehnya dari Kepala Dinas PUPR yang mendampingi kunjungan kerja itu.

Baca Juga:  Pemkab Barito Utara Dukung Percepatan Implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera

Tidak hanya persoalan jembatan, kepala daerah tersebut juga menyosialisasikan rencana pelebaran dan pengaspalan jalan di ruas Simpang Lemo hingga Jalan Durian. Pemerintah daerah berharap dukungan penuh dari masyarakat, utamanya pemilik lahan yang tanahnya akan terkena trase pelebaran jalan.

Menurut Bupati Shalahuddin, peningkatan kualitas jalan tersebut memiliki dampak strategis bagi kelancaran mobilitas dan distribusi.

“Dengan pelebaran dan pengaspalan jalan ini, jarak tempuh dari Muara Teweh ke Palangka Raya akan lebih singkat,” paparnya. (ren/ans/ko)