DPRD Palangka Raya Pelajari Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat di Banjarmasin

oleh
Nenie Adriati Lambung
Nenie Adriati Lambung

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin di Banjarmasin. Hal ini dalam rangka mempelajari sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di daerah tersebut.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya menggali referensi dan inovasi yang dapat diterapkan di Palangka Raya dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah.

“Kunjungan kerja ini kami lakukan untuk mempelajari secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang diterapkan di Kota Banjarmasin,” ujar Nenie, Selasa (10/3)

Ia menjelaskan, dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa, Kota Banjarmasin setiap hari menghasilkan ratusan ton sampah. Kondisi tersebut menuntut adanya sistem pengelolaan yang efektif serta dukungan dari masyarakat.

Menurutnya, pemerintah setempat mendorong partisipasi warga secara aktif dalam pengelolaan sampah melalui penyediaan depo sampah di sejumlah titik. “Di sana pemerintahnya mengajak masyarakat secara langsung untuk mengelola sampah dengan membuat depo sampah di berbagai titik,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Palangka Raya Desak Penindakan Tegas THM Langgar Aturan Ramadan

Melalui sistem tersebut, masyarakat didorong untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, baik sampah organik maupun anorganik. Cara ini dinilai mampu mempermudah proses pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Artinya kesadaran masyarakat di sana terhadap pengelolaan sampah yang baik sudah sangat bagus,” ucapnya.

Di sisi lain, Nenie menilai pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya sejauh ini sudah berjalan cukup baik. Hal itu terlihat dari tersedianya lebih dari 20 depo sampah yang telah disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung sistem penanganan sampah di kota tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di Palangka Raya.

“Melalui kunjungan kerja ini kami ingin menggali lagi berbagai inovasi dari daerah lain agar pengelolaan sampah di Palangka Raya bisa terus ditingkatkan,” pungkasnya. (ham/ans/ko)