Nurhidayah menilai kemudahan akses transportasi udara akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, konektivitas yang baik juga membuka peluang investasi yang lebih luas.
“Dengan akses yang semakin mudah, tentu akan menarik minat investor untuk masuk dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bandara Iskandar Pangkalan Bun Asri Alie menyampaikan bahwa pembukaan rute penerbangan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat konektivitas wilayah Kalimantan Tengah.
Ia menyebutkan, selama ini perjalanan antarwilayah di Kalimantan masih memerlukan waktu cukup lama jika ditempuh melalui jalur darat.
“Contohnya perjalanan menuju Palangka Raya dari beberapa daerah bisa memakan waktu hingga sekitar 10 jam. Dengan adanya penerbangan ini, masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang jauh lebih cepat,” ungkapnya.
Asri berharap rute baru tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta menjadi langkah awal untuk membuka lebih banyak jalur penerbangan baru dari Bandara Iskandar Pangkalan Bun.(bud)







