PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Upaya menjaga stabilitas harga pangan terus dilakukan menjelang Idulfitri. Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Kelurahan Bukit Tunggal sebagai bagian dari aksi nasional yang dilaksanakan bersama Perum Bulog dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Perum Bulog dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan GPM ini dilaksanakan secara serentak di 36 Polda dan 500 Polres di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya dipimpin secara daring oleh Wakapolri, Dedi Prasetyo bersama Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Dalam aksi nasional tersebut, Polri menyalurkan sekitar 1.337 ton beras ke berbagai daerah di Indonesia. Selain beras, sejumlah komoditas pangan lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu juga turut didistribusikan kepada masyarakat melalui koordinasi dengan Bulog.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, GPM menjadi salah satu langkah nyata pemerintah bersama pihak terkait dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya di tengah fluktuasi harga menjelang Hari Raya.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini. Program ini sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan,” ujar Zaini, Jumat (13/3).
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, aparat kepolisian, serta Badan Usaha Milik Negara seperti Bulog merupakan bentuk sinergi yang penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
“Kehadiran GPM ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu mempertahankan daya beli masyarakat,” katanya. (ham/ans/ko)







