Pemkab Kapuas Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

oleh
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyerahkan secara simbolis kebutuhan pokok saat kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang digelar di Stadion Panunjung Tarung, Jumat (13/3).
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyerahkan secara simbolis kebutuhan pokok saat kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang digelar di Stadion Panunjung Tarung, Jumat (13/3).

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang digelar di Stadion Panunjung Tarung, Jumat (13/3).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Wakil Bupati Kapuas Dodo. Agenda itu juga dirangkaikan dengan penyerahan Kartu Huma Betang Sejahtera bagi masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Kapuas.

Pada kesempatan tersebut, Kartu Huma Betang Sejahtera secara simbolis diserahkan oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Hamka kepada Bupati Kapuas sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program tersebut di wilayah Kabupaten Kapuas.

Secara keseluruhan, jumlah keluarga penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera di Kabupaten Kapuas mencapai 24.534 keluarga. Pada tahap awal, penyaluran difokuskan di Kecamatan Mantangai dengan jumlah 3.350 kartu penerima manfaat yang didistribusikan pada kegiatan tersebut.

Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan belakangan ini tentu berdampak pada daya beli masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu.

Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan perhatian dan kerja bersama antara pemerintah serta para pelaku usaha, baik skala besar, menengah maupun kecil, untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kapuas memanfaatkan APBD untuk menjaga stabilitas harga melalui intervensi pasar guna mengurangi gejolak harga komoditas pangan, terutama beras, minyak goreng dan gula,” ujar Wiyatno.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah ini bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Harga yang lebih rendah tersebut dimungkinkan karena adanya subsidi dari pemerintah daerah, sehingga masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga yang relatif lebih murah.

Wiyatno pun mengimbau masyarakat yang berhak agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik serta berbelanja sesuai kebutuhan.

“Berbelanjalah secukupnya dan tidak berlebihan agar manfaat pasar murah ini bisa dirasakan lebih banyak masyarakat,” pesannya.

Menurutnya, pelaksanaan pasar murah ini merupakan wujud keseriusan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok.

Di akhir sambutannya, Wiyatno berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah tersebut dapat benar-benar membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah. (art/ko)