Kapolda, Gubernur dan Pangdam Tinjau Pos Mudik Kumai, Pastikan Keamanan Pemudik

oleh
Gubernur H Agustiar Sabran, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memantau arus mudik di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kobar, Minggu (15/3).
Gubernur H Agustiar Sabran, Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama dan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin memantau arus mudik di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kobar, Minggu (15/3).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Idulfitri, jajaran kepolisian di Kalteng memastikan kesiapan pengamanan di sejumlah titik strategis. Salah satunya melalui peninjauan langsung Pos Pengamanan di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (15/3).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turun langsung memantau persiapan pos pengamanan arus mudik. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan personel serta sarana pendukung di pos pengamanan yang menjadi salah satu titik penting pergerakan masyarakat melalui jalur laut.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa kehadiran aparat di pos pengamanan merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Ia mengatakan bahwa pengamanan difokuskan tidak hanya pada kelancaran arus perjalanan, tetapi juga pada pencegahan berbagai potensi gangguan yang dapat terjadi selama periode mudik.

“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan petugas di lapangan sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan dapat merasakan keamanan dan kenyamanan selama proses mudik berlangsung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa personel yang bertugas di pos pengamanan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu mengurai potensi kepadatan, mengantisipasi kecelakaan, serta menjaga situasi keamanan di kawasan pelabuhan.

“Harapan kami, dengan kesiapan yang ada, masyarakat bisa menjalani perjalanan mudik dengan lebih tenang dan selamat sampai tujuan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda bersama rombongan juga memberikan tali asih kepada personel yang bertugas di pos pengamanan serta para porter yang bekerja di Pelabuhan Panglima Utar Kumai sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi mudik yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran mengingatkan pemudik agar tidak hanya fokus pada tujuan pulang kampung, tetapi juga menjaga keselamatan diri dan keamanan harta benda yang ditinggalkan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan maupun saat meninggalkan rumah.

Baca Juga:  BI Kalteng Tutup Festival BERKAH 2026. 21 Pemenang Siap Tembus Fesyar KTI

Dirinya menghimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan, tetap waspada terhadap berbagai potensi risiko selama perjalanan. Termasuk tidak melakukan perjalanan yang terburu-buru saat bepergian dan tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Ya, harus hati-hati dalam perjalanan. Jangan sampai pulang mengikuti emosi. Jaga kesehatan dan tetap waspada,” ujar Agustiar, Sabtu (14/3).

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini juga menjadi faktor yang harus diperhatikan para pemudik. Situasi tersebut, kata dia, dapat memengaruhi keamanan dan kenyamanan perjalanan.

“Apalagi situasi kondisi seperti sekarang, cuaca tidak menentu. Karena itu kita harus lebih berhati-hati. Semoga semuanya selamat sampai tujuan,” ucapnya.

Selain mengingatkan soal keselamatan di perjalanan, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan barang bawaan selama mudik. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak membawa atau menyimpan barang berharga secara sembarangan yang dapat memancing tindakan kejahatan.

“Pemudik harus tetap waspada. Jangan sampai membawa atau menyimpan barang berharga secara sembarangan yang bisa memancing orang yang tidak bertanggung jawab,” pesannya.

Tak hanya itu, Gubernur juga mengimbau masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik agar memperhatikan aspek keamanan lingkungan. Ia menyarankan warga untuk berkoordinasi dengan tetangga maupun aparat setempat agar rumah yang ditinggalkan tetap terpantau.

“Kalau rumah ditinggalkan, sebaiknya dititipkan kepada tetangga atau orang yang dipercaya agar tetap diawasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan masyarakat yang memiliki barang berharga di rumah untuk memanfaatkan layanan pengamanan dari pihak kepolisian.

“Kalau ada barang-barang berharga di rumah, bisa dititipkan atau dilaporkan kepada pihak kepolisian agar ikut dipantau keamanannya,” tambahnya.

Pemprov sendiri terus berupaya memastikan kesiapan berbagai fasilitas pendukung arus mudik, mulai dari transportasi hingga keamanan, agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.

Agustiar berharap seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat sampai di tujuan dengan selamat dan kembali ke daerah masing-masing dalam kondisi sehat. “Yang penting selamat dalam perjalanan dan tetap menjaga keselamatan,” pungkasnya. (ovi/ala)