Salurkan Bantuan Jelang Idulfitri dan Nyepi di Sukamara

oleh
Leonard S Ampung
Leonard S Ampung

Pemprov Bantu Masyarakat Hadapi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Penyaluran sembako menjelang Lebaran memiliki manfaat sosial dan ekonomi yang sangat penting, terutama dalam membantu masyarakat prasejahtera menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok.

“Kita terus menunjukan komitmen dalam membantu masyarakat, sesuai dengan arahan Bapak Gubernur H Agustiar Sabran SIKom dan Wakil Gubernur H Edy Pratowo SSos MM,” kata Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Ir Leonard S Ampung MM MT di Sukamara belum lama ini.

Ditambahkannya bahwa, hal itu menjadi perhatian serius terutama menjelang Hari Raya Idulfi tri dan juga Hari Raya Nyepi yang akan dilaksanakan beberapa hari men datang.

Melalui berbagai program bantuan sosial dan pangan, Pemprov Kalteng hadir langsung di tengah masyarakat yang ada di 14 kabupaten kota. Termasuk di Kabupaten Sukamara saat ini, dimana menyalurkan bantuan untuk warga dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Agung Sukamara.

“Saat ini kita salurkan bantuan berupa Gerakan Pangan Murah, Bantuan Pangan Presiden, penyerahan Bantuan Langsung Tunai melalui KHBS, Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Pasar Murah,”tambah Leonard.

Pada saat itu juga Pemprov Kalteng menyalurkan Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari–Maret 2026 kepada 3.397 masyarakat penerima bantuan di Kabupaten Sukamara berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Baca Juga:  Kapolda, Gubernur dan Pangdam Tinjau Pos Mudik Kumai, Pastikan Keamanan Pemudik

Hal itu diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta memenuhi kebutuhan pokok terutama menjelang Hari Raya baik umat Muslin maupun Umat Hindu yang ada di Bumi Tambun Bungai.

“Masyarakat juga dapat membeli bahan pangan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keter sediaan pangan,” tegasnya.

Selain itu, kegiatan pasar murah menyediakan 2.000 paket sembako dimana setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram dengan nilai total Rp147.500. Melalui subsidi Pemerintah Provinsi sebesar Rp137.500, masyarakat cukup menebus paket tersebut dengan harga Rp10 ribu saja.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan layanan cek kesehatan gratis, guna mendeteksi dini berbagai potensi masalah kesehatan, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Bantuan Tunai melalui KHBS juga dilakukan bekat bekerja sama dengan Bank Kalteng untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Efi siensi anggaran tidak menjadi penghalang bagi pemerintah untuk tetap memprioritaskan programprogram yang berdampak langsung bagi masyarakat,” yakinnya.

Melalui KHBS, Pemerintah memastikan masyarakat, khususnya yang kurang mampu, tetap terpenuhi kebutuhan dasarnya seperti pendidikan, kesehatan, ke tahanan pangan, kesejahteraan sosial, dan ekonomi.(hms/nue/ko)