Bupati Kotim Apresiasi Bantuan Pemprov, Pasar Murah Bantu Tekan Inflasi

oleh
Bupati Kotim, Halikinnor, saat menghadiri pasar murah di Museum Kayu Sampit bersama Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, Senin (16/3).
Bupati Kotim, Halikinnor, saat menghadiri pasar murah di Museum Kayu Sampit bersama Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, Senin (16/3).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas berbagai program bantuan yang disalurkan kepada masyarakat di wilayah tersebut. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, pemerintah daerah bersama masyarakat Kotim menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah beserta jajaran Forkopimda provinsi yang telah hadir langsung di Sampit untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotim dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah beserta Forkopimda yang telah hadir dan berbagi berkah kepada masyarakat di Kotim,” ujarnya, Senin (16/3).

Ia juga mengapresiasi kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat meski harus beraktivitas di bawah terik matahari. Menurutnya, hal tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga.

“Mudah-mudahan amal baik ini menjadi amal jariyah, dan kami mendoakan semoga Bapak Gubernur selalu diberikan kesehatan serta dapat memimpin Kalimantan Tengah menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Kotim Matangkan Program Pembangunan 2027 Lewat Forum Lintas Perangkat Daerah

Halikinnor menambahkan, kegiatan pasar murah yang digelar pemerintah provinsi turut memberikan dampak positif bagi masyarakat. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau karena telah mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Dalam kegiatan pasar murah ini banyak bahan pangan yang dijual dan sudah disubsidi, sehingga masyarakat sangat terbantu,” jelasnya.

Ia menyebutkan, besarnya subsidi yang diberikan membuat masyarakat hanya perlu menebus paket bahan pangan dengan harga yang sangat murah.

“Dengan subsidi yang cukup besar, masyarakat hanya perlu menebus paket bahan pangan lengkap dengan harga sekitar Rp10 ribu,” ungkapnya.

Menurut Halikinnor, program tersebut tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi di daerah.

“Program ini juga sangat membantu dalam upaya menekan inflasi di Kabupaten Kotawaringin Timur,” pungkasnya.(mif/ko)