KUALA PEMBUANG, Kaltengonline.com – Menjelang hari-hari besar keagamaan, langkah Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran tak hanya berhenti pada kebijakan di balik meja. Ia memilih hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan, khususnya di wilayah barat Kalteng.
Usai menuntaskan agenda di Kabupaten Kotawaringin Barat, Gubernur melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Hanau, Kabupaten Seruyan, Senin (16/3). Di lokasi ini, ia didampingi Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda dan jajaran pemerintah daerah untuk menyerahkan berbagai bantuan sosial dan pangan.
Salah satu bantuan utama yang disalurkan adalah Bantuan Pangan Presiden untuk periode Februari–Maret 2026. Sebanyak 8.062 paket dibagikan kepada masyarakat Seruyan, dengan masing-masing paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini menjadi penopang kebutuhan dasar warga di tengah meningkatnya konsumsi menjelang hari raya.
Tak hanya itu, pemerintah juga menghadirkan pasar murah yang disambut antusias warga. Sebanyak 2.000 paket disediakan, berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Paket yang bernilai Rp147.500 tersebut disubsidi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp137.500, sehingga masyarakat cukup menebusnya dengan Rp10 ribu saja.
Di sela kegiatan, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai itu tampak berinteraksi langsung dengan warga, mendengar keluhan sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran. Kehadirannya memberi pesan kuat bahwa pemerintah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga secara nyata di lapangan.
Selain bantuan pangan, Pemprov Kalteng juga menyalurkan Bantuan Tunai Langsung melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) bekerja sama dengan Bank Kalteng. Total sebanyak 15.794 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Seruyan menerima bantuan tersebut.
Gubernur menegaskan, rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat, terutama menjelang Idulfitri dan Nyepi. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan.
“Momentum hari raya harus kita jadikan penguat persaudaraan. Kita jaga kerukunan, toleransi, serta keamanan lingkungan agar masyarakat bisa merayakan dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Melalui langkah turun langsung ke daerah, Gubernur berharap kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan, tetapi juga kepedulian yang nyata. (ovi/ko)







