Diduga ODGJ Ngamuk di Bundaran Pancasila. Trotoar Dirusak, Warga Resah

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Aksi seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan membuat warga resah di kawasan Jalan Iskandar, tepatnya di Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Perilaku meresahkan tersebut bahkan disebut sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Pria itu dilaporkan kerap melakukan perusakan fasilitas umum hingga mengganggu aktivitas warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi. Aksinya pun sempat terekam kamera warga dan videonya kini beredar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat mencabut besi penutup trotoar di depan Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, kemudian melemparkannya ke dalam parit. Akibatnya, kondisi trotoar di kawasan tersebut mengalami kerusakan dan berlubang, sehingga berpotensi membahayakan para pejalan kaki.

Salah seorang warga, Nisa, mengaku sering menyaksikan langsung aksi pria tersebut. Ia menyebut pelaku tidak hanya merusak trotoar, tetapi juga mencabut tanaman hias di taman kota hingga merusak fasilitas milik pelaku usaha di sekitar bundaran.

Baca Juga:  Berpura-pura Jadi Pembeli, Pria Ini Gelapkan Motor di Kobar

“Tanaman dicabut, bahkan bunga milik kafe juga ikut dirusak,” ujarnya.

Tak hanya itu, pria tersebut juga diduga merusak kabel milik salah satu kafe di kawasan tersebut. Nisa menambahkan, pelaku bahkan beberapa kali melempari kaca tempat usahanya menggunakan batu, sehingga menimbulkan rasa takut bagi para pelaku usaha.

Selain aksi perusakan, warga juga melaporkan dugaan pencurian pakaian milik pekerja yang dijemur di area taman kolaborasi. Kondisi ini semakin memperparah keresahan masyarakat di sekitar Bundaran Pancasila.

Warga pun berharap adanya tindakan cepat dari pihak terkait agar situasi tidak semakin memburuk dan membahayakan keselamatan.

“Kami berharap segera diamankan, supaya tidak merusak lagi dan tidak membahayakan orang lain,” pungkas Nisa.

Sementara itu, Kasatpol PP Kotawaringin Barat, Syahruni, saat dikonfirmasi menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Nanti akan kami arahkan regu patroli siang untuk melakukan pengecekan,” ujarnya singkat.(bob)