Leonard: ASN Harus Berani Menghadapi Tantangan Pekerjaan

oleh
oleh

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut menjadi profesional, adaptif, dan inovatif menghadapi tantangan birokrasi modern, digitalisasi, serta tingginya ekspektasi publik.

Kunci utamanya meliputi integritas, peningkatan kompetensi teknis, kolaborasi tim, serta disiplin tinggi untuk menciptakan pelayanan publik yang solutif, cepat, dan akuntabel di era perubahan cepat.

Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014, fungsi utama ASN baik PNS maupun PPPK, adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.

ASN juga berperan penting dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, bersih dari korupsi, serta bebas dari intervensi politik.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ir Leonard S Ampung MM MT mengatakan bahwa ASN harus berani menghadapi tantangan dalam pekerjaan. Jangan pernah lari dari masalah karena hal itu berupakan bagian dari proses.

Memasuki masa purnatugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama 35 tahun mengabdi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) Leonard mengucapkan terimakasih atas dukungan dalam menghadapi tantangan selama dirinya menjabat.

Menurut pria yang memulai karier menjadi staf di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kotawaringin Barat itu, juga mohon maaf jika selama bertugas ada tindakan yang tidak semestinya baik yang sengaja dan tidak disengaja.

Dalam pidato perpisahannya, Leonard yang juga Ketua Kerohanian Kristen ASN Pemprov Kalteng dan didampingi istri, saat menghadiri Ibadah Rutin ASN Pemprov Kalteng di Gereja Sakatik belum lama ini mengatakan bahwa peningkatan etos kerja ASN mutlak diperlukan.

Hal itu dilakukan melalui penerapan budaya kerja BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) untuk memperkuat disiplin, integritas, dan profesionalisme.

Baca Juga:  Sinergi Pemerintah dan Mahasiswa

“ASN harus menjadi teladan dengan meningkatkan dedikasi, inovasi, dan efi siensi pelayanan, terutama di era transformasi digital dan generasi baru ASN,” tegas Kepala Kepala Bapperida Kalteng tersebut.

Setelah puluhan tahun mengabdi, pejabat lulusan Universitas Lambung Mangkurat jurusan Teknik Sipil ini akan mengakhiri masa tugasnya per 1 April 2026 mendatang.

Dalam perjalanan kariernya, Leonard dikenal sebagai pribadi berdedikasi tinggi dengan rekam jejak prestasi yang mengesankan.

Pengabdian di dunia pemerintahan daerah telah dimulai sejak akhir 1990-an. Saat menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kotawaringin Barat pada tahun 1998, ia merancang pembangunan Jembatan Baja Pangkalan Bun. Hingga kini, jembatan tersebut tetap kokoh dan menjadi penghubung vital di wilayah itu.

Tak hanya itu, Leonard juga berperan dalam pembangunan jalan poros dari Pangkalan Bun menuju Kotawaringin Lama.

Proyek ini kemudian dilanjutkan dan diselesaikan. Akses tersebut kini menjadi jalur penting bagi masyarakat di wilayah barat provinsi.

Pada 2009, Leonard kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Lamandau.

Di sana, ia mendukung program pembangunan Bupati Marukan Hendrick, khususnya dalam peningkatan kualitas infrastruktur jalan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Sepanjang pengabdiannya, Leonard pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Lamandau, Kepala Dinas PU Kalteng, Kepala Dinas Perkimtan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Pj Bupati Seruyan dan Pj Sekda Barito Timur. (hms/nue/ko)