KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran mendorong Kabupaten Kapuas menjadi gerbang ekonomi daerah. Hal itu disampaikannya saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-220 Kota Kuala Kapuas dan Hari Ulang Tahun ke-75 Pemerintah Kabupaten Kapuas di Stadion Panunjung Tarung, Senin (30/3).
Dalam amanatnya, Agustiar menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga peternakan. Seluruh sektor tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Potensi yang kita miliki sangat besar, baik pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan. Ini harus dikelola secara optimal agar memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar produksi beras Kalimantan Tengah mampu menembus pasar luar daerah seperti Kalimantan Selatan. Menurutnya, Kapuas memiliki posisi strategis yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi Kalimantan Tengah.
Upacara tersebut dihadiri Bupati Kapuas HM Wiyatno, Wakil Bupati Dodo, Sekretaris Daerah Kapuas Dr Usis I Sangkai, unsur Forkopimda Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah provinsi, serta jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkup Pemkab Kapuas.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan gubernur, khususnya dalam penguatan sektor-sektor unggulan daerah.
“Kami berkomitmen memaksimalkan seluruh potensi yang ada, baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan maupun peternakan, serta mendorong pembangunan hingga ke desa-desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Wiyatno.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa program Kapuas Bersinar menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayahnya.
Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan grand launching program pembangunan dan peningkatan infrastruktur bertajuk Kapuas Bersinar. Program tersebut mengalokasikan anggaran Rp1 miliar per desa dan kelurahan.
“Program satu miliar per desa/kelurahan ini menjadi upaya nyata untuk memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tambah Wiyatno.
Sebanyak 231 desa dan kelurahan menjadi sasaran program tersebut. Pemerintah berharap, langkah ini mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa. (art/ko)

