KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Suprianto, mengapresiasi gerak cepat pemerintah dalam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh. Bantuan tersebut dinilai sebagai wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
Menurut Suprianto, respons cepat yang dilakukan pemerintah daerah patut diapresiasi karena mampu meringankan beban korban dalam situasi darurat. “Ini bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kita mengapresiasi langkah cepat ini,” ujar Suprianto.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan oleh warga terdampak untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan bisa membantu proses pemulihan kondisi para korban.
“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi bukti nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah. Kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak dan membantu mereka segera bangkit kembali,” kata Suprianto.
Sebagaimana diketahui, selain bantuan kebutuhan pokok, pemerintah juga menyalurkan bantuan stimulan bagi warga terdampak. Untuk rumah dengan kategori rusak berat diberikan bantuan sebesar Rp30 juta, sedangkan rusak ringan sebesar Rp10 juta.
Data sementara mencatat, terdapat tujuh rumah yang terdampak dalam peristiwa kebakaran tersebut. Pemerintah diharapkan terus memberikan perhatian hingga proses pemulihan warga benar-benar tuntas.
Suprianto juga mendorong agar penanganan pascakebakaran tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan bagi warga hingga mereka bisa kembali menjalani aktivitas secara normal. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat sangat penting dalam mempercepat pemulihan.
Ia juga mengingatkan pentingnya langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang, termasuk peningkatan kewaspadaan masyarakat serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran. Edukasi dan sosialisasi dinilai perlu terus digencarkan sebagai upaya pencegahan.
“Ke depan, kita berharap ada upaya lebih maksimal dalam mitigasi bencana, sehingga risiko kebakaran bisa diminimalisir. Namun yang terpenting saat ini adalah memastikan warga terdampak benar-benar terbantu dan bisa segera bangkit,” tandasnya. (art/ko)

