Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Perkuat Layanan kepada Masyarakat

oleh
oleh
Bupati Barsel Dr H Eddy Raya Samsuri saat menyampaikan dokumen LKPJ pada Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Barsel, Selasa (31/3).
Bupati Barsel Dr H Eddy Raya Samsuri saat menyampaikan dokumen LKPJ pada Rapat Paripurna di Gedung Paripurna DPRD Barsel, Selasa (31/3).

Bupati Barsel Sampaikan LKPj Tahun Anggaran 2025

BUNTOK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD pada Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Selasa (31/3). Bupati Barito Selatan, Dr H Eddy Raya Samsuri juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, seraya memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta rapat.

“Melalui momentum ini, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kinerja, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat dan dari sisi pendapatan daerah, terjadi kenaikan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar sekitar Rp148,9 miliar, dari Rp1,49 triliun menjadi Rp1,64 triliun. Namun demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami penurunan sekitar Rp32,4 miliar, terutama akibat penurunan pada sektor pajak daerah,” ungkap Dr H Eddy Raya Samsuri.

Sementara itu, pendapatan transfer masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp1,28 triliun. Di sisi lain, lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp219,7 miliar, sehingga secara keseluruhan realisasi pendapatan daerah mencapai sekitar 98,9 persen. Dari sisi belanja daerah, tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp81,2 miliar, dari Rp1,71 triliun menjadi Rp1,79 triliun. Belanja operasi mencapai sekitar Rp1,07 triliun, yang didominasi oleh belanja pegawai sebesar Rp549 miliar serta belanja barang dan jasa sebesar Rp468 miliar.

Baca Juga:  Bupati Barsel Tekankan Kebersamaan dan Peningkatan Kinerja ASN

“Belanja modal mencapai sekitar Rp525 miliar yang difokuskan pada pembangunan gedung, infrastruktur jalan, jaringan, dan irigasi. Untuk belanja tidak terduga dialokasikan sekitar Rp10,3 miliar guna penanganan keadaan darurat, serta belanja transfer sebesar Rp185,9 miliar yang sebagian besar digunakan untuk bantuan keuangan Kepada Desa. Defisit anggaran yang semula diperkirakan sebesar Rp215,8 miliar berhasil ditekan menjadi sekitar Rp148,1 miliar,” ujar Bupati Barsel.

Dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan yang bersumber dari SILPA tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp164,1 miliar. Sementara itu, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp16 miliar digunakan untuk pembayaran cicilan pokok utang, sehingga diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp148,1 miliar yang mampu menutup defisit anggaran.

“Rapat paripurna ini menjadi bagian dari mekanisme pertanggungjawaban kepala daerah kepada DPRD serta masyarakat atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kabupaten Barito Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pembangunan dan pelayanan publik ke depan,” tutupnya. (ena/ala/ko)