PAD Batara Tembus 400% di 2025, IPM Meningkat dan Angka Kemiskinan Menurun

oleh
oleh
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin ST MT saat menyampaikan sambutan di Gedung Pertemuan, Balai Antang dalam suatu kegiatan belum lama ini.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin ST MT saat menyampaikan sambutan di Gedung Pertemuan, Balai Antang dalam suatu kegiatan belum lama ini.

MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mencatatkan kinerja gemilang sepanjang tahun anggaran 2025, baik dari sisi pendapatan asli daerah (PAD) maupun indikator kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Shalahuddin dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (30/3), realisasi PAD melonjak hingga 400 persen di atas target, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus meningkat dan angka kemiskinan mencatatkan penurunan signifi kan.

Bupati Shalahuddin dalam pidato tertulisanya menyebutkan target PAD tahun 2025 semula ditetapkan sebesar Rp18,66 miliar, namun realisasinya mencapai Rp75,33 miliar.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara keseluruhan, ditargetkan sebesar Rp18.659.000.000,00 dan realisasi sebesar Rp75.335.945.389,86 atau sebesar 400,03% dari target yang ditetapkan,” ujar Bupati tertuang dalam pidato tertulisnya. Lonjakan ini diklaim sebagai hasil optimalisasi pajak daerah, retribusi, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak sepanjang tahun lalu.

Keberhasilan di sisi pendapatan ini berbanding lurus dengan perbaikan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa IPM Barito Utara naik dari 72,71 pada tahun 2024 menjadi 73,58 pada tahun 2025. “Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Barito Utara mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2025 mencapai 73,58,” tegasnya.

Baca Juga:  Pelantikan Direktur dan Komisaris Baru

Kenaikan ini mencerminkan perbaikan di bidang kesehatan, pendidikan, dan daya beli warga.

Sementara itu, angka kemiskinan dan pengangguran juga menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5,67 persen menjadi 5,52 persen, sementara tingkat pengangguran terbuka turun dari 4,71 persen menjadi 4,54 persen.

Penurunan ini dinilai sebagai dampak dari program perlindungan sosial yang tepat sasaran serta perluasan lapangan kerja di sektor pertanian dan perdagangan.

“Angka pengangguran di Kabupaten Barito Utara mengalami penurunan dari tahun 2024 ke tahun 2025, dari 4,71 persen menjadi 4,54 persen,” jelas Bupati.

Di akhir pidatonya, Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kontribusi pajak dan retribusi yang memungkinkan peningkatan layanan publik.

“Masyarakat dapat dilayani dengan baik melalui kebijakan anggaran yang tepat terhadap aspirasi masyarakat sebagai konsekuensi dari kewajiban masyarakat membayar pajak, retribusi dan lainlain,” pungkasnya. (ren/nue/ko)