PURUK CAHU, Kaltengonline.com – Alun-alun Jorih Jerah di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, berubah menjadi lautan manusia pada Rabu (24/6) malam. Ribuan pasang mata tertuju pada panggung utama yang menjadi saksi pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII KORPRI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Di tengah gemuruh takbir dan lantunan ayat suci, Bupati Barito Utara, H Shalahuddin SY MT tampak menyapa hangat para peserta dari daerahnya. Didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan A Md dan Sekda Drs Muhlis, orang nomor satu di Barito Utara itu tak sekadar hadir sebagai tamu undangan.
“Anak-anakku sekalian, kalian adalah duta terbaik daerah kita,” ujar Shalahuddin saat menyemangati kafilahnya.
“Tahun lalu kita berhasil meraih Juara Umum. Mari kita tunjukkan bahwa prestasi itu bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan doa.” tambahnya.
Kehadiran orang nomor satu di Barito Utara ini bukan tanpa alasan.
Ia menilai partisipasi dalam MTQ merupakan cerminan komitmen serius pemerintah daerah dalam membina mental dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia aparatur sipil negara.
Sebagai bentuk penghargaan, Bupati Shalahuddin menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan bonus khusus bagi peserta yang berhasil menyabet juara. Kebijakan ini diambil untuk memacu semangat kompetitif para kafilah.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melalui sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya.
“Persiapan yang matang dan keramahan masyarakat Murung Raya patut kita acungi jempol,” ungkapnya.
Pemprov Kalteng menegaskan bahwa MTQ KORPRI memiliki makna lebih dari sekadar ajang adu kemampuan membaca Al- Qur’an. Kegiatan ini menjadi wahana strategis membentuk ASN yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan moral spiritual yang mumpuni. Tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah” sengaja diangkat untuk mengingatkan bahwa pelayanan publik yang berkualitas lahir dari insan-insan pemerintah yang berakhlakul karimah.
“Ketika ASN memiliki budi pekerti yang baik, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin prima, tata kelola pemerintahan lebih efektif, dan pembangunan daerah berjalan cepat serta berkeadilan,” tegas wakil gubernur dalam sambutannya.
Pembukaan resmi ditandai dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim dari Wakil Gubernur Kalteng. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk bertanding dengan kejujuran dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Dewan Hakim dan Panitera diminta bekerja profesional serta objektif dalam menilai setiap penampilan.
Suasana makin semarak dengan kehadiran para pejabat penting, di antaranya Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph beserta istri, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin beserta istri, unsur Forkopimda Murung Raya, Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah.
Tak ketinggalan, jajaran Dewan Pengurus KORPRI tingkat provinsi dan kabupaten/ kota, para kepala OPD di lingkungan Murung Raya, Dewan Hakim, Panitera, tokoh agama, hingga ribuan masyarakat yang memadati area sekitar alun-alun.
Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat ukhuwah dan semangat toleransi dalam bingkai Huma Betang filosofi kebersamaan khas masyarakat Dayak sebagai bekal menyambut Indonesia Emas 2045. (ren/nue/ko)







