SDN 1 Bunga Mawar Terbakar, DPRD Kapuas Soroti Armada Damkar Pulau Petak

oleh
oleh
Anggota DPRD Kapuas, Lawin

KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Kebakaran yang melanda SDN 1 Bunga Mawar, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, menjadi perhatian DPRD Kapuas. Anggota DPRD Kapuas, Lawin, mendorong pemerintah daerah memperkuat kesiapan armada pemadam kebakaran di tingkat kecamatan.

Kebakaran sekolah tersebut terjadi pada Sabtu sore (22/8/2026). Lawin menilai kejadian itu menjadi pengingat bahwa kecepatan penanganan sangat penting untuk mencegah api meluas dan menekan kerugian.

Menurutnya, ketersediaan armada pemadam kebakaran di sejumlah kecamatan masih belum merata. Bahkan, dalam pembahasan anggaran, DPRD telah mengusulkan pengadaan mobil pemadam untuk Kecamatan Pulau Petak.

“Usulan tersebut belum terealisasi. Di sisi lain, sejumlah wilayah kecamatan lain telah mendapatkan armada pemadam,” kata Lawin, Senin (24/8/2026).

Ia menyebut beberapa kecamatan, seperti Dadahup, telah memperoleh armada pemadam. Karena itu, Pulau Petak juga dinilai membutuhkan dukungan serupa.

“Waktu rapat kami meminta anggaran untuk mulai memikirkan armada mobil pemadam. Banyak daerah yang mendapat, seperti Dadahup dan kecamatan lainnya. Kami juga mengusulkan untuk Pulau Petak,” jelasnya.

Politisi Partai Hanura tersebut mengatakan keberadaan mobil pemadam di tingkat kecamatan sangat penting. Jarak yang jauh dari pusat armada dapat memperlambat penanganan ketika kebakaran terjadi. “Kalau ada kebakaran, kita tentu berharap armada bisa cepat datang. Jangan sampai ketika armada tiba, api sudah menghabiskan bangunan,” tegasnya.

Wakil rakyat dari Dapil IV itu berharap Pemkab Kapuas kembali mempertimbangkan pemerataan armada pemadam, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

Menurut Lawin, pengadaan armada bukan sekadar penyediaan fasilitas. Ketersediaan mobil pemadam merupakan bagian dari perlindungan masyarakat agar dampak kebakaran dapat ditekan. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ke depan, kesiapan penanganan kebakaran harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (bob)