Karhutla Lamandau Mengancam, Bupati Ikut Padamkan Api dan Minta Warga Waspada

oleh
oleh

LAMANDAU, kaltengonline.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra turun langsung ke lokasi dan ikut memadamkan api bersama petugas.

Rizky tidak hanya memantau proses pemadaman, tetapi turut berjibaku mengendalikan api. Kehadiran kepala daerah tersebut menjadi bentuk dukungan kepada petugas yang menghadapi karhutla dengan kondisi medan yang tidak mudah.

Di tengah penanganan karhutla, Rizky mengingatkan masyarakat agar tidak sepenuhnya mengandalkan petugas pemadam. Warga yang memiliki kebun atau lahan pribadi diminta ikut menjaga arealnya dari ancaman api.

“Ulun imbau masyarakat yang punya kebun pribadi mulai saat ini jaga masing-masing kebunnya dari api. Soalnya kemampuan petugas pemadam maupun peralatan kita terbatas, tidak bisa mengatasi kebakaran sekaligus,” ujar Rizky.

Kemampuan Petugas dan Peralatan Terbatas

Menurut Rizky, keterbatasan personel dan peralatan membuat petugas harus menentukan lokasi yang menjadi prioritas penanganan. Setiap titik api tidak dapat ditangani secara bersamaan.

Karena itu, dukungan masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah api meluas. Warga diminta segera melakukan penanganan awal apabila menemukan titik api di sekitar lahan masing-masing.

Saat ini, petugas memprioritaskan penanganan kebakaran yang bergerak atau berpotensi mengarah ke kawasan permukiman. Lokasi yang berada di dekat fasilitas publik juga menjadi perhatian untuk mencegah api mengancam keselamatan masyarakat.

“Sementara ini petugas fokus penanganan kebakaran yang mengarah ke perkampungan dan yang dekat fasilitas publik,” katanya, Selasa (1/9/2026).

Bupati Minta Warga Saling Bantu

Rizky meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya titik api di lingkungan masing-masing. Warga yang memiliki lahan diminta melakukan pengawasan dan tidak membiarkan api berkembang hingga sulit dikendalikan.

Bupati juga menyerukan agar masyarakat Lamandau memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, pemadaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas.

Keterlibatan masyarakat diperlukan untuk membantu mencegah api menjalar, terutama ketika kemampuan personel dan peralatan pemadam terbatas.

“Ulun minta kerja sama seluruh masyarakat Lamandau. Kita saling jaga, saling bantu tetangga kiri kanan,” ucapnya.

Rizky berharap kerja sama antara pemerintah, petugas, dan masyarakat dapat mempercepat penanganan karhutla. Upaya tersebut sekaligus diharapkan mampu mencegah api menjalar ke permukiman dan fasilitas publik.

Ia menegaskan, dalam kondisi keterbatasan personel dan peralatan, kepedulian serta partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci untuk menahan laju kebakaran di Lamandau.