MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Fungsi Posyandu kini bertransformasi menjadi lebih dari sekadar fasilitas kesehatan ibu dan anak. Di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, penguatan kelembagaan terus digenjot agar Posyandu mampu menjadi garda terdepan, dalam menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat akar rumput.
Komitmen tersebut diwujudkan Ketua Tim Penggerak (TP) Posyandu Kabupaten Barito Utara, Hj Maya Savitri Shalahuddin, saat turun langsung melakukan pembinaan di Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu Kenanga, Senin (14/9). Langkah taktis ini bertujuan, memastikan pelayanan posyandu berjalan secara holistik dan terintegrasi.
Posyandu saat ini, ungkap dia, bukan hanya tempat untuk menimbang bayi atau sekadar memberikan imunisasi. Lembaga ini, telah menjadi simpul pelayanan dasar yang menyentuh berbagai aspek kebutuhan warga. “Oleh karena itu, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, dan dukungan lintas sektor mutlak harus terus kita lakukan,” tegas Maya Savitri.
Dia memaparkan, transformasi Posyandu kini diamanatkan untuk turut menopang enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Keenam pilar layanan tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan pelindungan masyarakat (Trantibumlinmas). Beban strategis ini, menempatkan Posyandu sebagai instrumen penting untuk memastikan intervensi pemerintah benar-benar sampai ke tangan warga.
“Kami ingin memastikan setiap posyandu mampu menjawab kebutuhan riil warga melalui implementasi enam SPM tersebut. Sinergi yang solid antara pemerintah daerah, kader di lapangan, dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utamanya,” urai Maya.
Melalui pembinaan intensif di ILP Posyandu Kenanga, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi posyandu-posyandu lain di wilayah Barito Utara. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kehadiran posyandu diyakini mampu mendeteksi persoalan warga lebih dini, mempercepat akses layanan dasar, serta memperkuat ketahanan sosial di tingkat desa.
Menutup arahannya, Maya Savitri kembali mengingatkan, urgensi kerja sama lintas sektoral dalam memajukan kualitas kesehatan masyarakat. “Dengan adanya kolaborasi yang erat dari seluruh pemangku kepentingan, keberadaan posyandu ke depan akan semakin memperluas jangkauan manfaat pelayanan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (ren/ko)






