PANGKALAN BUN, kaltengonline.com – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali dilakukan di Kalimantan Tengah. Sebanyak 800 kilogram NaCl atau garam disemai menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Seruyan, Selasa (29/9/2026).
Misi OMC tersebut dilaksanakan Satgasud Lanud Iskandar menggunakan pesawat Cessna 208 Caravan PK-YNA. Pesawat lepas landas dari Pangkalan Bun menuju wilayah sasaran penyemaian sebelum kembali ke pangkalan.
Berdasarkan laporan yang diterima awak media, pesawat lepas landas dari Pangkalan Bun pada pukul 16.12 WIB. Penyemaian NaCl dilakukan setelah pesawat mencapai area yang telah ditentukan dalam rencana operasi.
Sebanyak 800 kilogram NaCl disemai pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki. Area penyemaian berada pada radial 270-090 derajat dengan jarak 20-50 nautical mile (nm).
Sasaran OMC mencakup wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan. Penentuan area dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan kebutuhan operasi.
Pesawat PK-YNA kemudian menyelesaikan misi dan kembali ke Pangkalan Bun. Pesawat mendarat pada pukul 17.48 WIB. Seluruh rangkaian penerbangan dilaporkan berlangsung aman dan lancar.
Dalam misi tersebut, Capt Akbar bertugas sebagai pilot atau PIC dan Gusti sebagai First Officer (FO). Keduanya didukung EOB Agus, Flight Scientist Jihan, serta personel penabur Ali dan Andika.
Hujan Turun di Sejumlah Lokasi Kobar
Danlanud Iskandar sekaligus Dansatgasud Karhutla Letkol Pnb Nugroho Tri Widyanto mengatakan pelaksanaan OMC di Kobar dan Seruyan berlangsung aman dan lancar.
Setelah misi dilakukan, hujan dilaporkan turun di sejumlah lokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat. “Hasil OMC, Alhamdulillah hari ini hujan di beberapa lokasi di Kabupaten Kotawaringin Barat,” kata Nugroho dalam laporan yang diterima awak media, Selasa (29/9/2026).
Turunnya hujan tersebut menjadi perkembangan yang dilaporkan setelah pelaksanaan OMC. Namun, hujan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai akibat penyemaian NaCl.
Pembentukan hujan dipengaruhi berbagai faktor atmosfer. Karena itu, hubungan langsung antara penyemaian dalam misi OMC dan hujan yang turun di sejumlah lokasi masih perlu dilihat berdasarkan analisis kondisi atmosfer.
Pelaksanaan OMC di Kobar dan Seruyan merupakan bagian dari dukungan operasi di wilayah Kalimantan Tengah. Satgasud Lanud Iskandar melaporkan seluruh rangkaian penerbangan dan penyemaian 800 kilogram NaCl berlangsung aman tanpa kendala.(bob)






