PANGKALAN BUN, kaltengonline.com — Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berlangsung di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa, 6 Oktober 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat memimpin upacara di Lapangan Pemda Kobar.
Dalam amanatnya, Agustiar menyoroti meningkatnya kejadian karhutla di Kalteng. Menurut dia, kondisi kemarau dan lahan yang kering meningkatkan risiko kebakaran. Namun, faktor manusia dinilainya menjadi penyebab dominan.
“Kita tahu sekarang karhutla. Dan karhutla ini kita pasti terdampak dan kekeringan yang pasti. Mengenai karhutla, kebakaran lahan ini kayaknya banyak ulah manusianya,” kata Agustiar.
Ia bahkan menyebut sekitar 97 persen karhutla menurut penilaiannya berkaitan dengan ulah manusia. Karena itu, Agustiar mengingatkan masyarakat dan perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Agustiar menegaskan penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi pemerintah, aparat, dunia usaha, relawan dan masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pencegahan serta penanganan dampak kabut asap terhadap masyarakat.
“Dalam beberapa waktu terakhir, kejadian karhutla meningkat dan menimbulkan kabut asap, yang bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga kesehatan dan menyebabkan dampak buruk lainnya,” jelasnya.
Ia juga meminta Pemkab Kobar memperhatikan dampak asap. Penanganan dapat dilakukan melalui penyediaan Rumah Oksigen, masker, multivitamin, air bersih dan bantuan lainnya. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Agustiar mengingatkan kemarau diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gotong royong untuk mencegah dan menanggulangi karhutla.
“Mari kita rapatkan barisan, kita perkuat gotong royong, untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi karhutla di Kalteng. Ini tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.(bob)






