DPRD Kalteng Dorong Pemerataan Sarpras Karhutla

oleh
oleh
Riska Agustin
Riska Agustin

Penggunaan Anggaran Rp107 Miliar Perlu Diperjelas

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemenuhan sarana dan prasarana (sarpras) penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) perlu menjadi perhatian pemerintah provinsi. Selain memastikan ketersediaan peralatan pemadaman, distribusi bantuan ke kabupaten dan kota terdampak juga perlu dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustin mengatakan, pemerintah provinsi perlu memprioritaskan kelengkapan fasilitas penanganan karhutla, terutama untuk wilayah yang mengalami dampak kebakaran cukup luas. Ketersediaan peralatan yang memadai dinilai penting agar petugas dapat bergerak lebih cepat ketika kebakaran terjadi.

Menurut Riska, Pemprov Kalteng telah memprioritaskan pengadaan sarana pendukung pemadaman, mulai dari fl exi tank untuk penyimpanan atau penyaluran air hingga kendaraan pemadam kebakaran.

Peralatan tersebut diharapkan dapat didistribusikan ke daerah yang membutuhkan, sehingga penanganan di lapangan lebih optimal.

“Sejauh ini kami tahu, prioritas dari Pak Gubernur pun melengkapi sarana dan prasarana penunjang, khususnya untuk pemadaman karhutla ini. Dari sarana prasarananya seperti fl exi tank, lalu ada beberapa mobil pemadam, itu Pak Gubernur pun akan memprioritaskan ke wilayah kabupaten kota yang memang dampaknya cukup luas,” ujar Riska, Kamis (15/10).

Ia menambahkan, pemenuhan peralatan perlu diikuti dengan pengawasan terhadap penyaluran dukungan anggaran dari pemerintah provinsi kepada pemerintah kabupaten dan kota. DPRD, kata dia, masih akan menelusuri realisasi bantuan, khususnya Belanja Tidak Terduga (BTT), bagi daerah yang terdampak karhutla.

Riska mengaku belum memperoleh konfirmasi mengenai penyaluran BTT tersebut. Karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti informasi kepada pemerintah kabupaten yang terdampak untuk memastikan apakah bantuan dari provinsi sudah disalurkan.

“Sejauh ini kami belum mengonfi rmasi, tapi akan kami tindaklanjuti ke Kabupaten yang terdampak. Apakah dari provinsi sudah ada pemberian khususnya BTT yang juga akan tersalur,” katanya. (zia/ans/ko)