PULANG PISAU, kaltengonline.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat peran relawan anti narkoba melalui kegiatan asistensi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Sumber Daya Pembangunan Desa Tahun 2026 di Aula KHDTK Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini diikuti 40 peserta dari unsur aparat keamanan, pemerintah desa, pelajar, dan masyarakat.
Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol. Mada Roostanto, S.E., M.H., membuka kegiatan tersebut. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya perwakilan Kesbangpol Pulang Pisau, Kasat Narkoba Polres Pulang Pisau, Kapolsek Jabiren Raya, Camat Jabiren Raya, dan Kepala Desa Tumbang Nusa.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Muhammad Rizal menyampaikan materi tentang bahaya narkoba dan dampak penyalahgunaannya. Sementara itu, Novita Chandra Wijaya, S.E., M.Si., membawakan materi komunikasi efektif untuk mendukung peran relawan dalam mengedukasi masyarakat.
Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kalteng, Wahyudi, S.K.M., menyampaikan materi mengenai rencana tindak lanjut dan peran relawan anti narkoba. Peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Melalui kegiatan ini, BNN Kalteng mendorong sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Relawan diharapkan menjadi penggerak edukasi di lingkungan masing-masing guna mewujudkan Desa Tumbang Nusa yang bersih dari narkoba,”ucap Mada Roostanto.(bud)






