Ajak Generasi Muda Bangga Gunakan Bahasa Daerah

oleh
oleh
Ketua TPPKK Barsel saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu di Aula PUPR Barsel.
Ketua TPPKK Barsel saat memberikan sambutan pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu di Aula PUPR Barsel.

BUNTOK, Kaltengonline.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Hj. Permana Sari, mengajak seluruh pihak, khususnya tenaga pendidik dan generasi muda, untuk bersama-sama melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya sekaligus memperkuat identitas bangsa. Hal itu diungkapkan pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu yang digagas Dinas Pendidikan Kabupaten Barsel di Aula PUPR Barsel, (29/10)

Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026 yang menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap bahasa daerah sejak dini.

Hj. Permana Sari mengatakan, bahasa ibu memiliki nilai penting karena menjadi bagian dari identitas masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui bahasa ibu, generasi muda dapat mengenal sejarah, adat istiadat, serta nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat.

“Bahasa ibu merupakan warisan budaya yang sangat berharga. Melalui bahasa ibu, kita mengenal sejarah, adat istiadat, nilai-nilai luhur serta identitas masyarakat kita,” ujar Hj Permana Sari.

Menurutnya, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi pelestarian bahasa daerah. Penggunaan bahasa ibu yang mulai berkurang, terutama di kalangan generasi muda, perlu mendapat perhatian bersama agar keberadaannya tidak tergerus perubahan zaman.

Karena itu, Festival Tunas Bahasa Ibu diharapkan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap bahasa daerah melalui dunia pendidikan, sekaligus membangun rasa bangga terhadap budaya lokal.

Hj Permana Sari juga menekankan, upaya pelestarian bahasa ibu tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan guru, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui dunia pendidikan, mari kita jadikan Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai wadah untuk menumbuhkembangkan rasa bangga terhadap bahasa daerah. Dengan mencintai bahasa ibu, kita turut menjaga kekayaan budaya dan memperkuat identitas bangsa,” tegas Hj Permana Sari.

Kepada seluruh peserta Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Barito Selatan Tahun 2026, Hj. Permana Sari juga berpesan agar mereka mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh semangat dan menjadikan perlombaan sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan serta kepercayaan diri.

“ Kalah menang itu biasa dalam perlombaan. Yang terpenting adalah bagaimana kita melatih anak-anak agar percaya diri tampil dan bangga menggunakan bahasa ibu untuk melestarikan budaya serta memperkuat identitas bangsa,” pesan Ketua TPPKK Kabupaten Barsel ini. (ena/ko)