KASONGAN, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Katingan terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kemandirian masyarakat melalui program pelatihan kerja. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Disperinaker) selama ini bertujuan untuk membekali warga dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Kepala Disperinaker Kabupaten Katingan H Supardie menegaskan, pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. “Kami mendorong seluruh pemerintah kecamatan dan desa untuk mengikutsertakan warganya dalam setiap kegiatan pelatihan yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK),” ujarnya kepada Kalteng Pos, Jumat (12/9).
Menurutnya, langkah ini penting agar program pelatihan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak yang signifikan.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh BLK tidak hanya sekadar memberikan sertifikasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi peserta. “Kegiatan pelatihan ini sangat penting diikuti warga agar mereka bisa memiliki keterampilan dan membuka peluang usaha secara mandiri di masa depan,” tambah Supardie.
Dia menekankan, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal berharga bagi individu untuk berwirausaha atau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Selama ini, BLK telah mengadakan berbagai jenis pelatihan yang disesuaikan dengan minat dan kebutuhan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah pelatihan menjahit dan pelatihan perbengkelan. Program-program ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan, baik untuk memulai usaha kecil maupun bekerja di sektor formal.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta kolaborasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan program pelatihan kerja ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. “Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Katingan menjadi prioritas utama, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tandas Supardie.(eri)







