SDN Kunjung Lampuyang Terendam Banjir, Buaya Liar Muncul di Sekitar Sekolah

oleh
oleh
Sihol Parningotan Lumban Gaol Anggota Komisi III DPRD Kotim
Sihol Parningotan Lumban Gaol Anggota Komisi III DPRD Kotim

SAMPIT, Kaltengonline.com – Aktivitas belajar mengajar di SDN Kunjung Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali lumpuh akibat banjir rob yang merendam lingkungan sekolah. Ironisnya, selain terendam air, kawasan sekolah juga dihantui kemunculan buaya liar, yang menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan siswa dan guru

Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sihol Parningotan Lumban Gaol, mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Ia menilai, persoalan ini bukan hanya soal infrastruktur yang belum memadai, tetapi juga menyangkut keamanan dan keselamatan anak-anak sekolah.

“Kami sangat prihatin. Setiap musim hujan, sekolah ini selalu kebanjiran. Sekarang malah muncul ancaman baru buaya sepanjang lebih dari tiga meter berkeliaran di sekitar sekolah. Ini sudah mengancam keselamatan siswa dan guru,” tegas Gaol, Kamis (16/10).

Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa solusi permanen. Ia meminta pemerintah daerah, terutama Dinas Pendidikan dan instansi terkait, untuk segera turun tangan melakukan langkah konkret mulai dari penataan drainase, pembangunan tanggul, hingga relokasi sementara kegiatan belajar jika diperlukan.

Baca Juga:  PT BPP Tolak Bayar Tali Asih, DPRD Kotim Geram

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut. Pemerintah harus mencari solusi jangka panjang agar sekolah ini tidak terus menjadi langganan banjir setiap tahun,” ujar Gaol menambahkan. Ia juga menyoroti dampak psikologis terhadap para siswa yang kini harus belajar dengan rasa takut. Selain genangan air yang mengganggu kegiatan belajar, warga sekitar melaporkan sering melihat buaya muncul di sekitar parit dan halaman sekolah saat air pasang tinggi.

“Anak-anak tidak seharusnya belajar dalam situasi penuh risiko seperti ini. Kita harus memastikan lingkungan sekolah aman dan nyaman bagi mereka,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat ini mendesak agar koordinasi lintas sektor segera dilakukan, melibatkan BPBD, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan pihak keamanan, untuk menanggulangi banjir rob sekaligus mengamankan area sekolah dari ancaman satwa liar.

“Ini menyangkut masa depan anak-anak kita. Jangan tunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan baru kita bertindak,” tutup Gaol. (bah/ans/ko)