Festival Seni Qasidah Jadi Media Dakwah

oleh
oleh
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Katingan H Hariawan (kanan) mewakili Bupati Katingan Saiful, ketika menyerahkan piala bergilir kepada Camat Katingan Tengah Purwoko di acara penutupan FSQ ke X tingkat Kabupaten Katingan tahun 2025 di Gedung Salawah Kasongan, Rabu (5/11) malam.

KASONGAN, kaltengonline.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Katingan, H. Hariawan, menilai Festival Seni Qasidah (FSO) memiliki makna lebih dari sekadar ajang seni dan budaya. Ia menyebut, kegiatan ini juga merupakan media dakwah dan syiar Islam yang mampu menyentuh hati masyarakat melalui lantunan syair penuh makna.

“FSO bukan sekadar seni dan budaya, tetapi juga sarana dakwah yang mampu menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam melalui syair-syair yang indah,” ungkap Hariawan.

Sementara itu, Camat Katingan Tengah Purwoko menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kafilah dari wilayahnya yang keluar sebagai juara umum. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, latihan rutin, dan pembinaan berkelanjutan. “Selaku camat, saya senang dan bangga karena usaha dan kerja keras peserta akhirnya membuahkan hasil,” ucapnya.

Baca Juga:  Bupati Katingan Serahkan Penghargaan Pengelolaan Anggaran Terbaik dan DPA-SKPD 2026

Purwoko juga mengapresiasi DPD Lasqi Kabupaten Katingan selaku penyelenggara yang konsisten mengadakan kegiatan bernuansa seni Islami. Ia menilai, kegiatan seperti FSO sangat penting sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni sekaligus memperkuat karakter keimanan.

“Tantangan generasi saat ini makin berat. Melalui kegiatan seni Islami seperti FSO, anak-anak dapat diarahkan ke kegiatan positif yang membentuk karakter religius dan bermoral,” tandasnya.(eri)