MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran program pendidikan 16 tahun gratis oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Program yang menjadi janji politik Bupati terpilih itu dinilai sebagai langkah strategis dalam memajukan dunia pendidikan dan menjadi investasi penting bagi kemajuan daerah.
“Komitmen ini adalah terobosan yang patut didukung seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas di Barito Utara,” ujar Tajeri, Selasa (18/11).
Tajeri menilai, capaian serapan awal program yang baru mencapai 12,9 persen dari sekitar 3.000 peserta didik kurang mampu masih dapat dimaklumi. Menurutnya, hal tersebut wajar karena program masih dalam tahap implementasi dan pemantapan.
“Yang terpenting adalah bagaimana program ini terus berjalan dan cakupannya meningkat secara bertahap agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Namun demikian, Tajeri menyampaikan keprihatinan terkait masih adanya praktik pungutan di sejumlah sekolah dengan alasan pembelian buku paket, seragam, jaket, maupun rompi sekolah. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sejalan dengan semangat program pendidikan gratis.
“Saya berasumsi pungutan tersebut bisa dikatakan pungutan liar,” tegasnya.
Program pendidikan gratis ini mencakup jenjang yang sangat luas, mulai dari SD sederajat selama enam tahun, SMP sederajat tiga tahun, SMA sederajat tiga tahun, hingga perguruan tinggi selama empat tahun.
“Cakupan luas inilah yang menjadi daya tarik utama dan janji politik yang sangat dinantikan masyarakat Barito Utara untuk memutus mata rantai putus sekolah,” lanjutnya.
Sebagai wakil rakyat, Tajeri menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh implementasi program tersebut. Ia memastikan fungsi pengawasan DPRD akan dijalankan maksimal demi memastikan janji politik itu benar-benar terealisasi.
“Saya akan mengawal dan memegang teguh janji politik ini sampai masa jabatan Bupati berakhir,” katanya. Tajeri juga mengajak masyarakat ikut memberikan dukungan penuh. Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan mewujudkan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas di Barito Utara.
Di akhir pernyataannya, Tajeri menyampaikan optimisme bahwa program pendidikan 16 tahun gratis dapat terealisasi sepenuhnya sebagai harapan besar masyarakat yang mendamba pendidikan merata dan kesejahteraan yang lebih baik.(ren/ko)






