Barito Utara Akhiri Penantian 25 Tahun

oleh
oleh
MOMEN BERSEJARAH: Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menerima piala Juara Umum MTQH XXXIII Provinsi Kalteng dari Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Jumat (21/11).
MOMEN BERSEJARAH: Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menerima piala Juara Umum MTQH XXXIII Provinsi Kalteng dari Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Jumat (21/11).

Raih Gelar Juara Umum MTQH Provinsi Kalteng

MUARA TEWEH, Kaltengonline,com – Kabupaten Barito Utara akhirnya berhasil meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQHH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, menuntaskan penantian lebih dari 25 tahun. Pengumuman kemenangan bersejarah ini disampaikan dalam penutupan MTQH yang dipimpin Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, Jum’at (21/11).

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Barito Utara selaku tuan rumah yang dinilai sukses menyelenggarakan MTQH dengan penuh semangat dan kualitas terbaik. Ia menyebut keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan syiar Islam di Bumi Tambun Bungai.

“Selama beberapa hari pelaksanaan, kita menyaksikan berbagai cabang lomba yang tidak hanya menampilkan keindahan lantunan ayat suci Alquran, tetapi juga mencerminkan kecintaan dan penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai qurani,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, Barito Utara menggeser Kabupaten Kotawaringin Timur yang menempati posisi kedua, disusul Kabupaten Murung Raya di peringkat ketiga, dan Kabupaten Katingan di posisi keempat. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan sportivitas tinggi sepanjang penyelenggaraan.

Wakil Gubernur juga turut menyemangati para peserta, baik yang memperoleh juara maupun belum berhasil. Ia menilai bahwa pengalaman dalam ajang ini menjadi bekal penting bagi peningkatan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

Baca Juga:  Pemkab Barito Utara Perkuat Karakter dan Spiritualitas ASN Kelola APBD 2026

“Selamat kepada kafilah yang meraih gelar juara. Bagi yang belum juara, jangan berkecil hati. Pengalaman di MTQH ini adalah modal berharga untuk terus belajar dan berlatih demi meraih prestasi ke depan,” tegasnya.

MTQH XXXIII ini diikuti 1.188 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Panitia mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah peserta serta kualitas perlombaan dibanding tahun sebelumnya.

Usai penutupan, Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan rasa syukur atas capaian bersejarah tersebut. Ia mengaku bangga bahwa dalam masa kepemimpinannya yang baru sekitar satu setengah bulan, Barito Utara mampu meraih gelar tertinggi MTQH Provinsi.

“Kami memimpin kurang lebih satu bulan setengah, dan kita mendapat hadiah berupa Juara Umum MTQH,” ujar Shalahuddin.

Ia menambahkan bahwa gelar juara ini menjadi sangat istimewa karena Barito Utara telah menantikan lebih dari dua dekade untuk kembali meraih posisi puncak.

“Ini adalah penantian dan pencapaian yang luar biasa,” imbuhnya.

Penutupan MTQH semakin semarak dengan penampilan Band Wali yang membawakan sejumlah lagu religi, menambah kekhusyukan dan kemeriahan suasana. Seluruh rangkaian acara pun berlangsung hangat dan meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta dan undangan. (ren/ko)