Pangkalan Bun, kaltengonline.com – TIDAR FC Pangkalan Bun menatap penghujung tahun 2025 dengan penuh optimisme. Klub yang bermarkas di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah ini bertekad menutup musim dengan catatan manis dengan meraih gelar juara Turnamen Bupati Cup Askab PSSI Kobar. Doa dan harapan terus dipanjatkan, seiring kerja keras yang konsisten di dalam dan luar lapangan.
Bukan tanpa alasan TIDAR FC mematok target tinggi. Meski tergolong klub muda, TIDAR FC telah menjelma menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan di kancah sepak bola lokal. Sejak berdiri pada 17 September 2021, klub ini langsung menunjukkan taji dengan meraih juara III Bupati Cup di tahun debutnya, sebuah pencapaian yang mencuri perhatian publik sepak bola Kobar, Sabtu (13/12).
Perjalanan TIDAR FC berlanjut dengan prestasi membanggakan pada 2022. Konsistensi permainan dan kekompakan tim mengantarkan mereka menjadi kampiun Agustiar Cup. Gelar tersebut menjadi penegas bahwa TIDAR FC bukan sekadar klub pendatang baru, melainkan tim dengan fondasi kuat dan visi jangka panjang.
Memasuki 2023, saat sejumlah kompetisi besar di Kotawaringin Barat sempat vakum, TIDAR FC tetap menjaga ritme. Klub ini aktif mengikuti berbagai ajang dan berhasil keluar sebagai juara Mini Football Pith Cup. Aktivitas tersebut menjadi bukti komitmen klub dalam menjaga performa sekaligus membina pemain agar tetap kompetitif.
Tahun 2025 pun dipandang sebagai momentum penting. Bupati Cup menjadi target utama yang ingin ditaklukkan, sekaligus sebagai simbol kedewasaan TIDAR FC setelah empat tahun berkiprah. Trofi tersebut diharapkan menjadi penutup sempurna dari perjalanan panjang yang dibangun dengan kerja keras, disiplin, dan semangat kebersamaan.
Di balik laju positif TIDAR FC, sosok Muhammad Isro Wahyudin atau yang akrab disapa Bang Wahyu memegang peran sentral. Sebagai pemilik klub, Bang Wahyu mendirikan TIDAR FC berangkat dari kecintaannya terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola. Baginya, klub ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga wadah pembinaan dan kebanggaan daerah.
Kiprah Bang Wahyu di dunia olahraga dan pemerintahan pun tak diragukan. Selain mengelola TIDAR FC, ia saat ini menjabat sebagai Ketua Perbasi Kotawaringin Barat, anggota Exco PSSI Kobar, serta Wakil Rakyat sebagai anggota DPRD Kobar. Peran tersebut menjadi modal penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan di daerah.
Dengan dukungan manajemen yang solid, pemain yang lapar prestasi, serta doa dari para pendukung setia, TIDAR FC berharap 2025 menjadi tahun bersejarah. Bupati Cup bukan sekadar target, melainkan impian untuk menutup tahun dengan senyum, trofi, dan kebanggaan bagi Pangkalan Bun serta Kotawaringin Barat.(bob)







