Bupati Kobar Bersama Forkopimda Laksanakan Safari Natal

oleh
oleh
Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah saat dibincangi wartawan

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan Safari Natal ke sejumlah gereja, sebagai wujud kehadiran pemerintah daerah dalam merawat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di Bumi Marunting Batu Aji.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hj Nurhidayah, Kamis (25/12), menyampaikan bahwa Safari Natal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang kebersamaan yang sarat makna. Melalui suasana penuh kehangatan ini, pemerintah daerah ingin menegaskan bahwa kerukunan, keguyuban, dan saling menghormati telah menjadi fondasi kuat kehidupan masyarakat Kotawaringin Barat.

Menurutnya, keharmonisan yang terjalin antarumat beragama di Kobar merupakan kekayaan sosial yang harus terus dijaga. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa saling menghargai perbedaan, membaur tanpa sekat, serta merasa menjadi satu keluarga besar dalam rumah bersama bernama Kotawaringin Barat.

Baca Juga:  TNI AU Turun ke Desa, Danlanud Iskandar Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Rakyat

Pada momentum tersebut, Bupati Hj Nurhidayah juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Pulau Sumatera, khususnya Aceh. Sebagai bentuk empati dan solidaritas, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat berencana menggelar doa bersama serta penggalangan dana yang hasilnya akan disalurkan untuk membantu para korban terdampak.

Selain itu, menjelang pergantian tahun, Bupati turut mengimbau masyarakat agar merayakan malam tahun baru dengan cara yang sederhana dan penuh makna. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, serta kondusivitas daerah, tanpa harus berlebihan dalam euforia perayaan.

“Kita tidak membatasi masyarakat untuk merayakan, namun mari kita isi dengan kegiatan yang positif, sederhana, dan tetap mengedepankan kepedulian sosial,” pungkasnya. Melalui semangat kebersamaan dan empati, diharapkan Kotawaringin Barat terus menjadi daerah yang rukun, damai, dan berkeadaban.(bob)