Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengingatkan seluruh cabang olahraga (cabor) untuk bersiap secara serius dan terukur. Ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini dipandang bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum strategis yang mempertaruhkan marwah dan harga diri daerah.
Ketua Harian KONI Kobar, Arif Asrofi, menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang intens dan berkesinambungan antara pengurus cabor dan KONI daerah. Koordinasi tersebut dinilai krusial agar seluruh agenda persiapan berjalan selaras, mulai dari penjaringan dan pemanggilan atlet hingga pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC).
“Porprov ini bukan agenda biasa. Ini adalah panggung kehormatan daerah. Harga diri Kotawaringin Barat dipertaruhkan, sehingga setiap cabor harus fokus dan aktif berkoordinasi dengan KONI,” ujar Arif Asrofi saat ditemui di Kantor KONI Kobar, Jumat (2/1/2026).
Penegasan itu, lanjut Arif, sejalan dengan arahan Ketua Umum KONI Kobar Hj Fatmawati, yang menekankan agar seluruh cabor memetakan potensi dan kekuatan sejak dini. Proses penjaringan atlet menjadi fondasi utama agar Kobar tampil optimal, terlebih sebagai tuan rumah.
Dukungan terhadap pelaksanaan Porprov 2026 di Kotawaringin Barat pun terus menguat. Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan ajang tersebut. Dukungan serupa juga datang dari Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, yang memberikan lampu hijau atas penunjukan Kobar sebagai tuan rumah.
Terkait waktu pelaksanaan, Arif mengungkapkan bahwa jadwal resmi masih menunggu keputusan. Namun, dua opsi waktu yang mengemuka berada pada rentang Agustus atau Oktober 2026. KONI Kobar bersama KONI kabupaten/kota lainnya cenderung mendorong pelaksanaan pada Oktober agar seluruh aspek persiapan, baik venue maupun kesiapan atlet, dapat dimatangkan secara maksimal.
“Kalau digelar Oktober, persiapan akan jauh lebih optimal. Venue siap, atlet juga berada pada kondisi terbaik untuk bertanding,” katanya.
Lebih jauh, Arif menegaskan bahwa target KONI Kobar tidak berhenti pada keberhasilan sebagai penyelenggara. Prestasi atlet menjadi tujuan utama yang tak terpisahkan.
“Harapan kita sejalan dengan masyarakat Kotawaringin Barat: sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Karena itu, cabor harus segera memetakan kekuatan dan menyusun program yang jelas,” pungkasnya.(bob)







