Haul Kiai Gede, Puluhan Ribu Jemaah Dijadwalkan Hadir

oleh
oleh

PANGKALAN BUN, kaltengonline.com — Pelaksanaan Haul Kiai Gede di Kotawaringin Lama yang akan digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, diperkirakan dihadiri sekitar 30 ribu jemaah. Perkiraan tersebut mengacu pada jumlah kehadiran jemaah pada pelaksanaan haul tahun-tahun sebelumnya.

Ribuan jemaah diprediksi datang dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, bahkan dari sejumlah provinsi tetangga. Hingga kini, panitia terus mematangkan persiapan untuk menyambut para jemaah yang akan mengikuti salah satu agenda keagamaan terbesar di Kotawaringin Barat tersebut.

Sekretaris Panitia Haul Kiai Gede, Gusti Hamdan, mengatakan sejumlah persiapan utama telah diselesaikan. Pemasangan tenda dan sistem tata suara telah rampung, sementara fasilitas pendukung seperti toilet portabel dijadwalkan mulai dipasang pada Jumat.

Dari sisi pengamanan, panitia telah berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Barat. Kepolisian melakukan asesmen lokasi serta menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan jemaah pada hari pelaksanaan.

Baca Juga:  Musrenbang Pangkalan Banteng Jadi Momentum Menyaring Prioritas Pembangunan Daerah 2027

Panitia juga menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar lokasi haul. Pemasangan spanduk dan penunjuk arah masih terus dilakukan agar jemaah dapat dengan mudah menemukan area parkir dan menuju lokasi acara.

Sejumlah pejabat turut diundang dalam haul tersebut, mulai dari bupati hingga Gubernur Kalimantan Tengah. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin juga diundang karena merupakan putra daerah Kotawaringin Barat. Beberapa kepala daerah, seperti Bupati Sukamara dan Bupati Lamandau, telah memastikan kehadiran.

Rangkaian haul akan diawali dengan pembacaan tahlil, kemudian dilanjutkan ceramah agama oleh Habib Muhammad bin Husein Al Habsy. Kiai Gede dikenal sebagai ulama besar dan tokoh sentral penyebaran Islam di Kotawaringin Lama, dengan jejak dakwah yang hingga kini masih dikenang, salah satunya melalui Masjid Kiai Gede yang berdiri sejak awal abad ke-17.(bob)