Revitalisasi Pasar Dinilai Jadi Motor Penggerak Ekonomi Pedagang Palangka Raya

oleh
oleh
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi.
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com– Upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam merevitalisasi fungsi pasar mendapat apresiasi dari DPRD. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat, khususnya pedagang kecil dan menengah yang bergantung pada aktivitas pasar tradisional.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Sumadi, menyampaikan apresiasi terhadap program revitalisasi fungsi pasar yang menjadi salah satu program utama Wali Kota Palangka Raya dan saat ini tengah dijalankan secara bertahap.

Menurut Sumadi, revitalisasi pasar merupakan langkah strategis dalam memperkuat sektor perekonomian rakyat, khususnya bagi pedagang kecil dan menengah yang selama ini menggantungkan hidupnya pada aktivitas pasar tradisional. Ia menilai keberadaan pasar memiliki peran penting sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat.

“Program revitalisasi fungsi pasar ini patut kita apresiasi karena tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga penguatan fungsi pasar sebagai pusat perekonomian rakyat,” ujarnya, Selasa (13/1).

Ia menjelaskan, pasar yang tertata dengan baik, bersih, dan nyaman akan meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja. Kondisi tersebut diyakini dapat berdampak langsung terhadap peningkatan omzet dan pendapatan para pedagang. Selain itu, revitalisasi pasar juga dinilai mampu menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan berdaya saing.

Baca Juga:  Khemal Nasery Kembali Pimpin PHBI Kota Palangka Raya Periode 2025–2029

Lebih lanjut, Sumadi menambahkan bahwa pihaknya bersama anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya akan terus mendukung serta mengawal pelaksanaan program revitalisasi pasar agar berjalan sesuai dengan perencanaan dan tepat sasaran. Pengawasan diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para pedagang dan masyarakat.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk melibatkan para pedagang dalam setiap tahapan revitalisasi, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Menurutnya, keterlibatan pedagang penting agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Dengan komunikasi yang baik antara pemerintah dan pedagang, kami optimistis revitalisasi pasar dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tutup Politisi Partai Golkar ini. (ham/ans/ko)