Bambang Irawan Dorong Perbaikan Sistem Bukan Pengalihan
PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Politikus partai dari fraksi PDI Perjuangan, Bambang Irawan menyoroti tajam terkait dengan wacana pengalihan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui legislatif. Hal tersebut disampaikannya secara gamblang saat ditanyai perihal tanggapanya mengenai isu Pilkada yang sedang ramai diperbincangkan.
“Kalau saya melihat, PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai yang secara tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah yang dipilih oleh legislatif,” ujarnya, Senin (19/1).
Bambang menegaskan bahwa ungkapan penolakan tersebut ia dasari atas keyakinannya terhadap pemegang kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.
“Penolakan itu menurut saya sangat masuk akal, karena pada dasarnya kekuasaan tertinggi itu berada di tangan rakyat. Masyarakat memiliki hak untuk memilih dan dipilih, serta menentukan siapa yang akan menjadi pemimpinnya,” katanya.
Ia juga menambahkan meskipun dalam praktiknya di negara siatem demokrasi masih memiliki kekurangan dan perlu untuk dievaluasi namun ia menolak pilkada melalui dewan karena hal tersebut dapat mematikan ruang gerak masyarakat dalam berdemokrasi.
“Memang dalam praktik demokrasi saat ini masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi. Namun yang harus dilakukan bukan mematikan demokrasi rakyat, melainkan memperbaiki pelaksanaannya,” terangnya.
Alih-alih mengadakan Pilkada melalui dewan, Bambang Irawan menjelaskan bahwa sebagai pemimpin maupun wakil rakyat seyogyanya menjadi contoh bagi mata masyarakat atas kepemimpinan melalui sistem demokrasi tersebut. “Kita tidak hanya mengajarkan rakyat tentang demokrasi, tetapi para politisi juga harus memberi contoh bagaimana berdemokrasi yang benar,” pungkasnya. (afa/ko)







