Bupati Kobar Pasang CCTV di Sport Center, Tegaskan Sanksi Sosial bagi Pembuang Sampah Sembarangan

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat mulai memasang kamera pengawas (CCTV) di kawasan Sport Center Pangkalan Bun. Langkah ini diambil untuk menertibkan oknum warga yang masih membuang sampah sembarangan di area publik. Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Bupati Nurhidayah mengatakan, pemasangan CCTV bukan semata-mata untuk mengawasi, tetapi sebagai upaya edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. “Kawasan Sport Center ini sudah dipasang CCTV. Saya berharap tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan,” kata Nurhidayah saat kegiatan Jumat Bersih, Jumat (23/1), pagi.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kobar bersama warga menggelar gotong royong membersihkan sampah di sekitar kawasan Sport Center. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membudayakan Jumat Bersih sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung menjaga fasilitas umum yang menjadi ruang aktivitas bersama.

Baca Juga:  Stadion Sport Center Mulai Disiapkan Sambut Porprov

Menurut Nurhidayah, kebiasaan membuang sampah sembarangan tidak hanya merusak keindahan kota, tetapi juga berdampak pada kesehatan lingkungan. Ia menilai, keberadaan fasilitas olahraga harus didukung dengan kesadaran kolektif agar tetap bersih, nyaman, dan layak digunakan semua kalangan.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat pengawasan dan melakukan penataan lingkungan secara berkelanjutan. Selain pemasangan CCTV, Pemkab Kobar mendorong peningkatan peran masyarakat melalui kegiatan gotong royong rutin dan edukasi kebersihan sejak lingkungan terkecil.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan warganya. Kalau kita ingin Kobar sehat dan nyaman, maka kita harus mulai dari hal sederhana, tidak membuang sampah sembarangan,” ujar Nurhidayah. Ia pun mengajak seluruh warga menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial.