Sekda Kapuas Dialog Langsung dengan Warga Sei Bakut, Serap Aspirasi Masyarakat

oleh
DIALOG: Sekda Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai didampingi sejumlah jajaran saat berdialog bersama masyarakat Desa Sei Bakut, Kecamatan Kapuas Kuala, Selasa (27/1).
DIALOG: Sekda Kabupaten Kapuas Usis I Sangkai didampingi sejumlah jajaran saat berdialog bersama masyarakat Desa Sei Bakut, Kecamatan Kapuas Kuala, Selasa (27/1).

KUALA KAPUAS, Kaltengonline – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, didampingi sejumlah jajaran perangkat daerah, melakukan kunjungan kerja ke Desa Sei Bakut, Kecamatan Kapuas Kuala, Selasa (27/1). Kunjungan yang dipusatkan di Balai Desa Sei Bakut tersebut bertujuan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat sekaligus berdialog dengan para tokoh setempat.

Dalam kesempatan itu, Sekda Kapuas menegaskan bahwa pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai masukan dan keluhan secara langsung.

“Kami datang untuk memastikan semua pihak mendapat ruang menyampaikan aspirasi, sekaligus menjelaskan langkah-langkah pemerintah daerah dalam menindaklanjuti keluhan warga melalui mekanisme yang sah,” ujar Usis dalam dialog yang berlangsung kondusif.

Ia menambahkan, kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat serta memastikan program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:  Sekda Kapuas Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Tamban Catur

“Melalui dialog langsung seperti ini, kami bisa mengetahui secara riil permasalahan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

Selain itu, Sekda Kapuas juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif mendukung program pemerintah desa maupun daerah, serta menjaga sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Kunjungan kerja tersebut berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan penuh koordinasi antar pemangku kepentingan, baik di tingkat desa maupun kecamatan. (art/ko)