Sosialisasi Senam Tera Indonesia Perluas Jangkauan Hingga Generasi Muda

oleh
Ketua STI Provinsi Kalteng Prawita Sari saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta dan disaksikan ketua PWRI Kalteng Ir Sioet Hermanto serta ketua STI Kota Candrawati. Jumat (23/1/2026)
Ketua STI Provinsi Kalteng Prawita Sari saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta dan disaksikan ketua PWRI Kalteng Ir Sioet Hermanto serta ketua STI Kota Candrawati. Jumat (23/1/2026)

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com — Upaya memperluas pemasyarakatan Senam Tera Indonesia (STI) terus dilakukan di Kota Palangka Raya. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Senam Tera Indonesia Kota Palangka Raya yang digelar di Aula PWRI Provinsi Kalimantan Tengah, belum lama ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Palangka Raya dan PWRI Provinsi Kalimantan Tengah.

Sosialisasi ini dihadiri Ketua PWRI Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Sipet Hermanto Tundjan, M.Si, Ketua Senam Tera Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Prawita Sari, ST, MT, serta Ketua STI Kota Palangka Raya, Candrawati, S.Pd. Turut hadir pula para terawan dan terawati, baik dari tingkat provinsi maupun Kota Palangka Raya, yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ketua PWRI Provinsi Kalimantan Tengah, Ir. Sipet Hermanto Tundjan, M.Si, menyampaikan, senam tera merupakan salah satu olahraga yang sangat relevan bagi seluruh kelompok usia karena menekankan keseimbangan gerak, pernapasan, dan ketenangan pikiran. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kebugaran dan kualitas hidup anggota PWRI secara berkelanjutan.

“Senam Tera Indonesia merupakan olahraga yang dapat dilakukan semua usia karena mengutamakan keseimbangan tubuh dan ketenangan pikiran. Kami berharap senam ini semakin dikenal dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat,” ujar Sipet Hermanto

Sementara itu, Ketua STI Provinsi Kalimantan Tengah, Prawita Sari, ST, MT, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperkenalkan senam tera Indonesia secara lebih luas kepada masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di lingkungan PWRI, baik di tingkat kota maupun provinsi. Ia menegaskan bahwa senam tera tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga membangun harmoni antara tubuh dan mental.

Ketua STI Kota Palangka Raya, Candrawati, S.Pd, menambahkan bahwa selama ini senam tera kerap identik dengan olahraga bagi lanjut usia. Padahal, dalam praktiknya, senam tera sangat adaptif dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, termasuk anak muda dan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi yang berkesinambungan agar pemahaman masyarakat terhadap senam ini semakin terbuka.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung gerakan-gerakan dasar senam tera Indonesia. Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan aktif para anggota PWRI serta terawan dan terawati yang mengikuti sesi praktik dengan penuh semangat.

Penyelenggara berharap senam tera Indonesia dapat dikenal dan diterima di seluruh lapisan masyarakat Kota Palangka Raya dan Kalimantan Tengah. Tidak terbatas di kalangan lansia, senam tera diharapkan menjadi alternatif olahraga yang diminati generasi muda dan pelajar sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan seimbang. (hen)