Menu Kering Jadi Pilihan MBG Selama Puasa di Palangka Raya

oleh
Hasan Busyairi
Hasan Busyairi

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Palangka Raya dipastikan tidak berhenti meski memasuki bulan suci Ramadan. Hanya saja, pelaksanaannya mengalami sejumlah penyesuaian, baik dari sisi mekanisme pembagian maupun jenis menu yang diberikan kepada peserta didik.

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi mengatakan selama Ramadan, makanan tidak lagi dikonsumsi di lingkungan sekolah. Sebagai gantinya, MBG dibagikan pada pagi hari untuk dibawa pulang oleh para siswa.

“Program MBG tetap diberikan meskipun bulan puasa. Hanya mekanismenya yang menyesuaikan, terutama pada menu,” kata Hasan, Kamis (5/2).

Ia menjelaskan, jika pada hari biasa makanan disantap di sekolah saat jam makan siang, maka selama Ramadan pembagian dilakukan lebih awal. Dengan begitu, makanan dapat dikonsumsi di rumah saat waktu berbuka puasa.

Baca Juga:  Tapping Box Dinilai Efektif Tingkatkan Pajak Daerah dan Cegah Kebocoran PAD

“Tidak makan di tempat. Jadi pagi diberikan, lalu dibawa pulang untuk dikonsumsi nanti,” jelasnya.

Selain waktu pembagian, jenis makanan juga disesuaikan. Hasan menyebutkan bahwa menu MBG selama Ramadan berupa makanan kering, bukan makanan basah seperti hari normal. Hal ini dilakukan agar makanan lebih awet dan tetap layak dikonsumsi beberapa jam setelah dibagikan.

Dari sisi pengemasan, makanan MBG dikemas menggunakan tas atau tote bag agar lebih praktis dan aman saat dibawa pulang oleh siswa.

“Biasanya dibungkus pakai tas, seperti tote bag. Hari Sabtu juga sudah ada yang menggunakan itu,” ungkap Hasan.

Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Badan Gizi Nasional (BGN), yang memastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadan dengan penyesuaian teknis di lapangan. (ham/ans/ko)