Bazar Lamandau 2026 Resmi Dibuka, UMKM Bergerak Tanpa APBD

oleh
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, saat menghadiri Bazar Lamandau, di Alun-alun Kota Nanga Bulik, belum lama ini.
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, saat menghadiri Bazar Lamandau, di Alun-alun Kota Nanga Bulik, belum lama ini.

NANGA BULIK, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau secara resmi membuka kegiatan Bazar Lamandau Tahun 2026, yang di pusatakan di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Sabtu malam (7/2).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, tersebut, dijadwalkan akan dilaksanakan selama satu pekan sejak tanggal 7 sampai 14 February mendatang.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya terus mendorong pergerakan ekonomi dan sosial di Kabupaten Lamandau, salah satunya melalui kegiatan Bazar pelaksanaan UMKM.

“Harapan saya kegiatan seperti ini bisa terus digelar secara rutin dan berkelanjutan, sehingga perekonomian daerah bisa terus bergerak,” kata Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menegaskan bahwa bazar ini menjadi bukti bahwa kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak mampu menghadirkan kegiatan produktif secara mandiri tanpa harus bergantung pada anggaran daerah.

Baca Juga:  Musrenbang Kecamatan Lamandau Sasar Pengentasan Kemiskinan

“Kegiatan ini tidak menggunakan APBD, tapi bisa semeriah ini. Ini menunjukkan bahwa UMKM Lamandau punya potensi besar dan bisa tumbuh dengan kekuatan sendiri,” ujar Bupati Rizky.

Bazar UMKM ini juga diikuti oleh berbagai pelaku usaha lokal yang menampilkan produk unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas Lamandau. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan ini juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku UMKM.

Pemkab Lamandau berkomitmen terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi daerah, sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan berdaya saing.

“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa kita laksanakan setiap minimal satu bulan sekali, keliling bergantian di setiap Kecamatan agar UMKM semakin mandiri, berkembang, dan pada akhirnya lebih sejahtera,” pungkasnya. (lan/ko)